Friday, June 6, 2014

Polrestabes Surabaya kecolongan aksi sweeping Bonek

Polrestabes Surabaya kecolongan aksi sweeping Bonek




LENSAINDONESIA.COM: Hampir setahun lalu terjadi bentrok antara Bonek (suporter Surabaya) melawan Aremania (suporter Arema) di kawasan Tol Simo. Hal nyaris serupa terjadi lagi kemarin Kamis (5/6/2014), bahkan lokasi bentrokan menyebar ke sejumlah titik.


Di Bundaran Waru, dua orang Aremania dikeroyok puluhan pemuda beratribut Bonek hingga babak belur. Setelah korban tak berdaya, motornya dibawa kabur para pelaku. Saat kejadian, tak ada satupun anggota polisi yang stand by di lokasi untuk mencegah aksi brutal ini.


Baca juga: Ratusan Bonek serang mobil Patroli Polsek Benowo hingga rusak parah dan Rusuh di Tol Simo, 71 Bonek diamankan polisi


Di Tol Simo, ratusan massa beratribut Bonek melakukan sweeping besar-besaran terhadap kendaraan yang melintas. Yang dicari adalah kendaraan berplat N (Malang) tempat asal klub Arema. Setelah melakukan aksi beberapa lama, baru dibubarkan oleh polisi dan belasan Bonek diamankan.


Namun aksi tak berhenti sampai disitu saja. Setelah Arema selesai bertanding melawan Gresik United di Gresik, ratusan Bonek seperti sudah dikoordinir tiba-tiba kembali melakukan sweeping di Tol Simo untuk mencari Aremania yang pulang lewat jalur itu. Polisi sepertinya terlambat mengantisipasi sehingga ratusan pemuda tanggung beratribut Bonek sudah memenuhi Tol Simo. Bahkan mobil patroli Polsek Benowo dihujani lemparan batu saat melintas di Jl Raya Simo yang sedang macet


Kapolrestabes Kombes Pol Setija Junianta bersikukuh pihaknya tak kecolongan aksi masa beratribut Bonek yang melakukan sweeping mencari Aremania ini. Menurutnya, pihak kepolisian sudah mengantisipasi dengan menerjunkan ratusan anggota Sabhara, Tangkal dan anggota berpakaian preman yang ditempatkan di kawasan Bundaran Waru dan Tol Simo. “Kami tidak merasa kecolongan dengan kejadian tersebut, sebab sudah ditempatkan petugas berseragam dan berpakaian preman sebelum adanya aksi massa beratribut Bonek,” elaknya, Jumat (6/6/2014) siang.


Disinggung tentang tak adanya polisi saat ratusan massa beratribut Bonek yang menghajar dua Aremania di Bundaran Waru dan merampas motor korban, Kapolrestabes Surabaya mengaku saat itu anggotanya sudah geser ke Tol Simo. “Memang benar ada perampasan motor di Bundaran Waru. Itu terjadi setelah anggota geser ke daerah Tol Simo karena kami melihat keadaan disitu sudah kondusif,” kelit Kombes Pol Setija Junianta.


Mengenai aksi sweeping di Tol Simo yang dilakukan ratusan massa beratribut Bonek dan terlambat dicegah pihak kepolisian, Kapolrestabes Surabaya mengaku telah mengamankan sedikitnya 139 orang dalam operasi yang dilakukan hingga Jumat (6/6/2014) dinihari. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, hanya tinggal 12 orang yang diperiksa secara intensif. “Nanti 12 orang yang sedang dilakukan diperiksa secara intensif akan tersisa 10 orang. Delapan orang akan dipulangkan, namun proses pemberkasan akan terus dilanjutkan meski tidak dilakukan penahanan,” urai Kombes Pol Setija Junianta.


“Sedang dua orang yang diduga menjadi penggerak melalui sms/bbm dipastikan akan dilakukan penahanan dan dijerat dengan Undang Undang ITE,” ungkapnya lebih lanjut. @rofik


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment