Sunday, January 26, 2014

Gede Pasek tuding Syarif Hasan tak cakap pimpin Partai Demokrat

Gede Pasek tuding Syarif Hasan tak cakap pimpin Partai Demokrat




LENSAINDONESIA.COM: Mantan kader Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika menilai pemecatan dirinya dari Partai Demokrat yang cacat hukum disebabkan oleh kurang cakapnya Syarif Hasan sebagai Ketua Harian Partai Demokrat.


“Saya pikir, apa yang terjadi saat ini disebabkan oleh Pak Syarif Hasan dalam memimpin organisasi sebesar Partai Demokrat,” ujar Gede Pasek pada LICOM di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (27/01/2014).


Baca juga: Gede Pasek bawakan Anas Urbaningrum buku Diponegoro dan Majapahit dan Amir Syamsuddin pastikan pemecatan Gede Pasek sudah sah


Menurut Gede Pasek, apa yang dilakukannya bukan untuk menentang kehendak partai. Namun ia hanya ingin meluruskan perihal surat pemecatannya.


Gede Pasek pun memaparkan tiga hal ketidakabsahan pemecatannya yaitu formalitas surat, prosedur pemecatan, dan substansi surat.


Mengenai formalitas surat, Gede Pasek mengaku sudah selesai karena dirinya dan DPR sudah satu suara bahwa formalitas surat pemecatan sudah termaktub dalam undang-undang.


“Prosedur pemecatan ini kan di luar undang-undang, tanda tangan kan harus Ketua Umum. Selain itu, sampai saat ini saya juga masih bertanya-tanya mengenai substansi surat itu. Kode etik apa yang sudah saya langgar?” Pungkas Gede Pasek.


Seperti diketahui, Partai Demokrat memecat Gede Pasek dari keanggotaannya di Komisi IX DPR RI juga sebagai kader Demokrat. Alasan pemecatannya yakni karena telah melanggar pakta integritas dan kode etik partai.


Diduga, hal tersebut didasari atas kesetiaan Gede Pasek kepada mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Pemecatan itu terjadi setelah Gede Pasek menemani Anas Urbaningrum saat diperiksa KPK pada 10 Januari 2014 lalu.@rizky


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment