Friday, February 21, 2014

Mobil misterius siram air keras ‘polisi cepek’, kelaminnya ‘terbakar’

Mobil misterius siram air keras ‘polisi cepek’, kelaminnya ‘terbakar’




LENSAINDONESIA.COM: Solikhin (29) warga Sambikerep Gg 2 RT 08/RW 04 Surabaya, tukang cat yang pernah berprofesi sebagai polisi cepek (100), disiram air keras oleh pengendara mobil “misterius” di daerah Citraland, Jumat (21/2/14).


Akibatnya, korban mengalami luka bakar di punggung dan alat kelaminnya. Korban langsung dilarikan ke RS Muji Rahayu Manukan


Baca juga: Mahasiswi hamil 7bulan adukan penyair, batal diperiksa Polda Metro dan Anak disiram air keras gara-gara bertengkar dengan istri


Solikhin yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD), menerangkan, saat itu dirinya hendak pulang untuk menunaikan Sholat Jumat. Saat dia mengendarai motor, di tengah perjalanan terdapat mobil Avanza warna silver dari arah belakang melintas, dan tiba-tiba menyiramkan air keras ke arahnya. Kontan, korban merasakan terbakar di bagian punggung dan alat kelaminnya.


“Di dalam mobil tersebut terdapat empat orang. Namun, nomor polisi yang di belakang ditutup dengan menggunakan papan, hingga tidak terbaca. Istri dan mertua saya membawa ke sini (Rumah sakit),”jelasnya.


Disinggung apakah dirinya pernah mempunyai musuh, Solikhin menerangkan, selama ini tidak pernah punya musuh maupun perselisihan dengan orang lain. “Memang, saya dulu kerja sebagai polisi cepek di daerah Sambi Kerep. Mungkin, ada orang yang tidak suka hingga membuat saya begini,” tambah Solikhin.


Sementara itu, dokter IGD RS Muji Rahayu, dr Yuli Sulistyowati, mengatakan, Solikhin dibawa ke rumah sakit ini sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan, memang ada luka bakar pada punggung dan alat kelamin. Namun, luka bakar yang ada tidak begitu parah. Kemungkinan air keras yang disiramkan kadarnya tidak begitu berat, hanya mengenai sekitar 35 persen, luka pada tubuhnya.


“Saat ini, kondisi pasien sudah stabil, walaupun ada luka bakar. Luka bakar ringan, pasien bisa langsung diperbolehkan pulang,” terangnya.


Saat ini, kasus penyiraman air keras tersebut ditangani Polsek Lakarsantri untuk ditelisik motif dari aksi tersebut. @rofik


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment