LENSAINDONESIA.COM: Pasca bencana erupsi Gunung Kelud 13 Februari 2014 silam, TNI Angkatan Laut membantu memperbaiki dan membersihkan sarana sekolah dari matrial vukanik di Ra Sunan Ampel Jalan Jeruk Rt.03 Rw.01, Desa Kaumrejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, (22/2/14).
Kegitan ini dipimpin Komandan Satgas TNI AL Penanggulangan Bencana Alam Erupsi Gunung Kelud Wilayah Malang Letkol Marinir Kurniawan Basuki Cahyono Putro. Bersih-bersih sekolah melibatkan 80 prajurit Marinir TNI AL dari Batalyon Roket Resimen Artileri Marinir Pasmar-1 Surabaya
Baca juga: Marinir tembus bibir kawah Gunung Kelud, aman! dan Diangkut truk Marinir, pengungsi Kelud enggan turun
Pada kesempatan tersebut, Wakil Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya Kolonel Marinir Bambang Tris beserta Staf meninjau lokasi kegitan tersebut. Sebanyak 80 prajurit TNI AL (Marinir) bergotong royong membersihkan sekolah yang belum tersentuh sama sekali oleh bantuan.
Dampak meletusnya Gunung Kelud tidak hanya mengakibatkan rumah rusak, namun juga berdampak pada proses belajar mengajar. Beberapa bangunan sekolah yang berada dalam radius sepuluh kilo meter juga mengalami kerusakan.
Salah bangunan sekolah yang mengalami kerusakan, yakni RA Sunan Ampel yang berada di Desa Kaumrejo berjarak sekitar sepuluh kilo meter dari puncak Kelud. Beberapa bagian sekolah ini rusak terutama bagian atap. Debu bercampur pasir setebal sepuluh senti meter juga menimbun halaman sekolah.
Di Desa Kaumrejo masih banyak fasilitas umum seperti balai desa, tempat ibadah dan jalan raya yang masih tertimbun matrial vulkanik. “Kehadiran prajurit TNI AL di Desa Kaumrejo diharapkan membantu kesulitan masyarakat dan mempercepat proses belajar mengajar di sekolah”, kata Dansatgas TNI AL Letkol Marinir Kurniawan.
Rencananya, proses belajar mengajar di sekolah Taman Kanak-Kanak ini akan dimulai Senin lusa. Agar proses belajar mengajar dapat berjalan lancar lingkungan sekolah harus segera dibersihkan dari material vulkanik Gunung Kelud.
Para pengasuh Taman Kanak-Kanak tersebut meras terbantu dengan datangnya pasukan TNI AL dari Marinir yang memperbaiki sara belajar mengajar dan membersihkan lingkungan sekolah mereka. Dengan demikian para guru dan siswa dapat memulai aktifitas belajr mengajar dengan normal kembali.
Usai melaksanakan tugas di Desa Kaumrejo prajurit Marinir TNI AL membagikan bantuan kepada warga Dusun Kutut, Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, berupa pakaian layak pakai sebanyak satu truk.
Di Kabupaten Malang Desa Pandansari merupakan wilayah terdampak paling parah akibat erupsi Gunung Kelud. Penduduk desa merasakan imbas erupsi gunung kelud secara langsung. Hampir seluruh rumah penduduk, sarana umum, saluran irigasi temasuk lahan pertanian dan kebun rusak terkena awan panas serta timbunan pasir dan abu vulkanik. @pr. dispenarmatim
0 comments:
Post a Comment