LENSAINDONESIA.COM: Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon, mengharapkan proses persidangan Akil Mochtar dapat mengungkap lebih jauh berbagai skandal korupsi yang terkait dengan Mahkamah Konstitusi (MK).
“Tentunya kami dan masyarakat Indonesia berharap bahwa semua kasus yang melibatkan Akil Mochtar dapat terungkap dengan sejelas-jelasnya demi terwujudnya penegakan hukum,” ungkapnya kepada Licom, di Jakarta, Kamis, (20/02/14).
Baca juga: Sidang perdana Akil Mochtar dihadiri Patrialis Akbar dan Gerindra: Jika terbukti bersalah, Akil layak dihukum seberat-beratnya
Selain itu, Fadli yang juga seorang budayawan menambahkan, kasus yang melibatkan Akil telah mencemarkan nama MK sebagai institusi hukum tertinggi yang sangat dipercaya oleh masyarakat.
“Jika terbukti bersalah, Akil harus diberi hukuman seberat-beratnya karena posisi dia (Akil) sebagai ketua institusi hukum tertinggi. Perlu ada efek jera agar kasus seperti ini tidak terulang kembali,” tandasnya.
Seperti diketahui, Akil merupakan orang nomor satu di MK setelah menggantikan posisi Mahfud MD yang telah usai masa jabatannya. Dan pada hari ini Kamis (20/2/14) Akil menjalani sidang perdananya. Akil menjadi terdakwa atas kasus gratifikasi terkait dengan penangaan sengketa pemilihan kepala daerah di MK.
Pemberian itu antara lain diduga berhubungan dengan sengketa pemilihan Bupati Lebak, pemilihan Bupati Gunung Mas, pemilihan Bupati Empat Lawang, pemilihan Wali Kota Palembang, dan Pemilihan Bupati Lampung Selatan.
Akil Mochtar ditangkap penyidik KPK pada 2 November 2013 saat hendak menerima uang dari Bupati terpilih Gunung Mas, Hambit Bintih dan keponakannya Cornelis Nalau Antun melalui anggota Komisi VIII DPR RI Chairunnisa.
Saat ditangkap, penyidik menemukan uang sekitar Rp.3 miliar yang diduga digunakan untuk memuluskan kemenangan Hambit Bintih dalam sengketa pilkada yang disidangkan oleh Akil. @kiki_budi_hartawan.
0 comments:
Post a Comment