LENSAINDONESIA.COM: Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) yang tergolong figur kepala negara generasi muda, membuka keterlibatan kaum mudah potensial untuk terlibat dalam kabinet pemerintahannya mendatang. Jokowi membuka peluang ini sejak masa kampanye Pilpres.
Tak hanya itu, beberapa kaum mudah pun muncul dan diusulkan untuk menjadi menteri di kabinet Jokowi-JK oleh Tim Seleksi Menteri detikcom. Salah satunya, adalah Bos BUMN yang berusia 38, Agus Suherman.
Baca juga: HKTI tagih janji Jokowi soal swasembada pangan dan Jokowi janji terapkan "One Map Policy", diklaim lahir dari SBY
Siapa sebenarnya sosok Agus Suherman? Ia adalah Dirut Perum Perikanan Indonesia (Perindo). Dia memimpin Perindo dan telah membuktikan keuangan lembaga itu naik signifikan dan maju. Tak tanggung-tanggung, laba bersih per Oktober 2013 mencapai Rp 10,8 miliar. Pasalnya, terjadi peningkatan sekitar 300% dari laba bersih Februari 2013 yang hanya sebesar Rp 2,9 miliar.
Sementara, Menteri BUMN Dahlan Iskan juga tak luput memuji kinerja dirinya melalui tulisannya di ‘Manufacturing Hope’. Dahlan menceritakan tentang bangkitnya Perindo, salah satunya andil Agus di dalamnya.
“Awal tahun 2013 adalah awal pembenahan Perindo. Direksi baru ditetapkan. Dirutnya masih muda: 37 tahun (sekarang 38 tahun-red). Dia seorang doktor perikanan dari Undip Semarang. Dia seorang pekerja keras dan mampu bekerja secara tim. Dia juga bukan seorang yang “bossy” sehingga rajin turun ke lapangan,” tulis Dahlan pada Senin (11/11/2013) waktu itu.
Selain itu, Agus merupakan lulusan dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro pada tahun 1998. Tak hanya itu, ia juga mendapat gelar master dan doktor dari Institut Pertanian Bogor di jurusan Teknik Kelautan. Agus juga mengabdikan diri menjadi dosen dan menjabat sebagai Kepala Laboratorium Pengembangan Wilayah Pantai di Universitas Diponegoro.
Pria kelahiran 3 Agustus 1976 ini juga pernah menjadi Komisaris PT ASDP Indonesia Ferry, kemudian diusulkan untuk menjadi calon Menteri Kelautan dan Perikanan. Dia bersaing dengan Dirjen FAO Indroyono Susilo dan pengusaha Muhamad Najikh.
Nama Agus sepakat diusulkan Tim Seleksi Menteri detikcom untuk jadi menteri di kabinet Jokowi-JK oleh Tim Pakar Seleksi Menteri detikcom yang dipimpin Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra Martha Hamzah.
Didalamnya, tim itu ada empat anggota yakni pakar hukum tata negara Refly Harun, pakar komunikasi dan motivator Aqua Dwipayana, pakar teknologi informasi Onno Widodo Purbo, dan pakar ekonomi Fauzy Ichsan serta tim Pokja Redaksi. Kesepakatan pengusulan dibuat dalam diskusi pada Kamis lalu (11/9/14). @yuanto
0 comments:
Post a Comment