Monday, October 20, 2014

Dishub Jatim resmi cabut ijin Bus Harapan Jaya

Dishub Jatim resmi cabut ijin Bus Harapan Jaya




LENSAINDONESIA.COM: Dinas Perhubungan dan LLAJ (Dishub) Jawa Timur akhirnya mengambil tindakan tegas dalam menindaklanjuti kasus kecelakaan maut Bus Harapan Jaya yang menewaskan delapan penumpang. Ijin trayek bus Harapan Jaya AG 7900 UR jurusan Surabaya-Trenggalek dicabut.


Kepala Dishub Jatim, Wahid Wahyudi, menjelaskan pemberian sanksi berupa pencabutan ijin trayek ini dilakukan meski gelar perkara yang dilakukan kepolisian atas kecelakaan bus di depan Mahkamah Militer (Mahmil) Bungurasih, Sidoarjo belum selesai. Menurutnya, hal ini perlu segera dilakukan karena sejumlah alasan.


Baca juga: Sopir maut Bus Harapan Jaya menyerahkan diri ke Polres Kediri Kota dan Polres Sidoarjo sebar foto buron sopir Bus Harapan Jaya


Diantaranya, bus telah mengakibatkan kecelakaan yang menelan banyak korban jiwa dan kondisi bus yang kecelakaan telah mengalami kerusakan cukup berat. “Kami sudah mencabut ijin trayek bus itu (Harapan Jaya). Karena telah terlibat kecelakaan menonjol atau Lakajol. Apalagi kondisi busnya itu juga sudah rusak. Jadi dua alasan inilah kami cabut izin trayeknya,” ungkap Wahid Wahyudi saat dikonfirmasi Lensa Indonesia.


Lebih lanjut, pihak Dishub Jatim juga telah menyimpulkan bahwa kecelakaan bus itu terjadi karena faktor human error. “Dari hasil olah TKP dan gelar perkara tim kami di lokasi, bisa dipastikan kecelakaan terjadi karena human error. Bus Harapan Jaya melaju kecepatan tinggi di tikungan yang tajam sehingga sopir sulit kendalikan bus hingga terjadi kecelakaan,” tambah Wahid Wahyudi.


Kesimpulan Dishub Jatim ini dilakukan setelah melihat temuan tim yakni posisi persneleng bus yang masuk gigi 5. Artinya diperkirakan bus Harapan Jaya melaju kencang dengan kecepatan 80-90 km/jam. Di saat bersamaan, bus melintas di tikungan dan sopir melakukan pengereman secara halus tapi tidak mampu menghentikan laju bus.


Wahid Wahyudi menambahkan, terkait kronologis kejadian tergulingnya Bus Harapan Jaya pada Senin (13/10/2014) sekitar pukul 04.00 WIB lalu, yakni bus baru saja keluar dari Terminal Bungurasih. Sopir bus, Teguh Hariyanto, memacu bus dengan kecepatan tinggi. Saat ada tikungan pengemudi malah berusaha mendahului bus lain namun tidak bisa mengendalikan kendaraan sehingga menabrak pembatas jalan dan akhirnya terguling.


Saat kecelakaan, bus diisi oleh banyak penumpang. Ada lima orang meninggal ditempat ditambah tiga orang meninggal saat dilarikan ke rumah sakit. Sehingga total korban meninggal delapan. Belasan penumpang lainnya juga mengalami luka-luka akibat ulah ugal-ugalan sopir bus Harapan Jaya.@sarifa


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment