Monday, April 6, 2015

DPRD sarankan Pemkot Surabaya gandeng investor bangun Pasar Tunjungan

DPRD sarankan Pemkot Surabaya gandeng investor bangun Pasar Tunjungan




LENSAINDONESIA.COM: Komisi C DPRD mensarankan Pemkot Surabaya menggandeng investor dengan menggunakan sistem build operation transfer (BOT) dalam pembangunan Pasar Tunjungan. Hal itu disampaikan anggota Komisi C DPRD Surabaya, M Machmud.


Politikus dari Partai Demokrat ini mengatakan dengan sistem BOT, pengelolaan pasar juga akan lebih profesional. Dia khawatir, ketika pengelolaan Pasar Tunjungan nanti dikelola Pemkot Surabaya, justru akan merugi karena kurang profesional. “Kalau menggunakan BOT, dalam 25 tahun ke depan aset Pasar Tunjungan akan menjadi milik Pemkot. Kemudian, Pemkot Surabaya juga tidak akan menanggung kerugian ketika nanti Pasar Tunjungan beroperasi ternyata tidak laku,” kata M Machmud.


Baca juga: PD Pasar Surya siapkan Rp 7,4 miliar untuk pembangunan infrastruktur dan Replika Tugu Pahlawan PD Pasar pecahkan rekor MURI


Mantan Ketua DPRD Surabaya ini berpendapat, menggandeng investor merupakan satu-satunya jalan agar pembangunan pasar legendaris ini bisa terealisasi. Pasalnya, sejauh ini belum ada niatan serius dari Pemkot Surabaya untuk membangun Pasar Tunjungan. Sejauh ini, Pemkot bersikeras akan menggunakan dana APBD dalam pembangunan pasar yang berlokasi di Jl Tunjungan ini.


Tapi kenyataannya, Pemkot Surabaya tidak mengalokasikan dana APBD untuk pembangunan pasar tersebut. “Lha kan aneh, katanya mau membangun pasar tapi tidak ada dananya. Kalau serius membangun pasar, siapkan dulu dananya,” pungkas M Machmud.


Sementara Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya, Hendro Gunawan, mengaku pihaknya serius membangun Pasar Tunjungan. Pembangunan pasar ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari PD Pasar Surya, BUMD milik Pemkot Surabaya.


Pihaknya sudah meminta pada direksi PD Pasar Surya untuk merinci berapa besar anggaran dalam pembangunan pasar ini. “Kalau ada rincian anggaran, terserah mereka (PD Pasar Surya), sumber dana pembangunan ini baiknya dari mana. Apakah dari full APBD atau menggandeng investor,” katanya.


Diketahui, total investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan Pasar Tunjungan ini mencapai Rp 80 miliar. Konsep awal, bangunan pasar ini terdiri enam hingga delapan lantai.


Untuk lantai satu akan digunakan sebagai pusat jajanan dan makanan khas Surabaya. Untuk lantai dua akan digunakan untuk penjualan kerajinan. Sedangkan untuk lantai tiga hingga ke atas, rencananya akan diperuntukkan sebagai gedung perkantoran. @iwan


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment