LENSAINDONESIA.COM: Ribuan pendukung klub sepakbola Persija Jakarta berunjukrasa di depan Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (05/05/2015).
Pendukung Persija yang biasa disebut Selasa The Jackmania itu menggelaraksi sejak pagi menuntut Presiden Joko Widodo turun tangan mengatasi konflik persepakbolaan di tanah air. Aksi ini tidak terlepas dari adanya konflik antara Kemenpora dan PSSI, yang menyebabkan kompetisi terhenti.
Baca juga: Susun Tim Transisi, Menpora janji bikin kejutan pekan ini dan Menpora janji lahirkan PSSI baru sesuai statuta FIFA
Dalam aksinya, ribuan suporter yang mengenakan kaos berwarna oranye dan membawa bendera Persija itu berjalan kaki dari Lapangan Monas menuju Istana Merdeka melewati Jalan Medan Merdeka Barat sambil membawa spanduk yang bertuliskan “Selamatkan Sepak Bola Indonesia”.
Akibat dari demo tersebut, polisi sempat menutup Jalan Medan Merdeka Barat yang mengarah ke Istana. Namun saat ini, polisi sudah membuka jalan dan hanya menutup jalan sebaliknya dari Istana hingga seberang Gedung Kominfo.
Aksi demo The Jakmania ini dijaga oleh ratusan petugas kepolisian gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat dan Polsek Gambir.
Di halaman Istana, The Jakmania menyampaikan tiga tuntutan.
“Kami menyampaikan surat terbuka agar Pak Presiden (Joko Widodo) turun tangan menyelamatkan sepakbola Indonesia,” ucap ketua umum The Jakmania, Richard Achmad Supriyanto dalam orasinya.
Menurut dia, ketegangan antara Kemenpora dan PSSI dipandang telah merugikan banyak pihak. Selain pemain dan pelatih, masyarakat juga telah dirugikan karena terampasnya hak mereka mendapatkan hiburan.
“Karena keadaan ini, banyak pihak yang rugi. Pemain mengeluh, pelatih mengeluh, kami juga sekarang tidak punya hiburan..” seru The Jakmania.
“Kami bertahan di stadion pun kuat sampai enam jam, kami di sini pun siap menunggu agar Bapak Presiden mau turun tangan.” tegas The Jakmania.@ridwan_LICOM
Tiga poin tuntutan dalam aksi damai The Jakmania:
1. Meminta Presiden Republik Indonesia, Bpk. Ir. H. Joko Widodo untuk turun tangan langsung menyelamatkan sepakbola Indonesia.
2. Meminta agar regulator sepakbola untuk keluar dari lembaga masing-masing bila tidak ada niat perbaikan sepakbola Indonesia.
3. Meminta agar semua stakeholder bersatu untuk kemajuan sepakbola Indonesia.
1 comments:
Semoga Alloh selalu melindungi kita dan bangsa ini. Amin
s.id/5Fz
Post a Comment