LENSAINDONESIA.COM: Direktur Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menilai Panglima TNI Moeldoko mampu menjaga independensi TNI dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengemban amanah rakyat Indonesia.
“Sejak masa transisi pemerintahan Jenderal Moeldoko mampu menjalankan Fungsi TNI, menjaga pertahanan dan keamanan negara, memelihara kesatuan persatuan bangsa serta mampu menjaga integritas bangsa,” ujar Karyono menilai Panglima TNI Jenderal Moeldoko yang diganjar “Guard the Unity and Integrity of Nation” dalam anugerah “The Right Man on The Right Place 2″ yang dihelat lensaindonesia.com.
Baca juga: Jenderal Moeldoko terima "Guard the Unity and Integrity of the Nation" dan Mabes TNI terima Tim Lensaindonesia "The Right Man on The Right Place"
Menurut Karyono yang menjadi saksi dan menerima penyerahan secara simbolik pada malam anugerah “The Right Man on The Right Place” untuk Panglima Tinggi TNI Jenderal Dr. Moeldoko yang beralangan hadir pada 22 Maret 2015.
Selain itu, kata pengamat politik ini, Panglima TNI Jenderal Moeldoko mampu menghadapi Tantangan TNI di era reformasi, kebebasan menyampaikan informasi dan pendapat, konflik horisontal dan vertikal yang menimbulkan gejolak sosial dan politik.
“Selain itu beliau juga mampu meneruskan reformasi dan di tubuh TNI,” paparnya.
Tak kalah pentingnya, lanjut Surveyor senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) ini, Panglima Tinggi TNI Jenderal Moeldoko mampu menjaga profesionalisme dan netralitas TNI di masa menjabatnya di masa transisi pemerintahan. “Panglima TNI Jenderal Moeldoko berhasil mengamankan pemilu 2014 lalu bersama-sama dengan kesatuan Polri, dan berhasil mengamankan peringatan dan pelaksanaan Konferensi Asia Afrika 2015,” tuturnya.
Meskipun demikian, lanjut Karyono, masih banyak tantangan yang dihadapi oleh TNI saat ini dan ke depan. “Pertama, masih ada sejumlah konflik sosial, antaragama, antar kelompok masyarakat dan antar suku,” urai Karyono memberikan
contoh.
“Konflik di internal partai politik, konflik antara kesatuan Polri dan TNI di sejumlah daerah, Konflik di daerah perbatasan dan ancaman konflik kawasan regional, masalah minimnya alutsista, ancaman terorisme, ancaman keamanan
Global,” tambahnya.
Namun demikian, Karyono menilai, di tengah tantangan itu, Panglima TNI Jenderal Moeldoko masih mampu menjaga independensi dan marwah TNI sebagaimana yang diamanatkan pendiri bangsa Bung Karno. “Dalam salah satu pidatonya, Bung Karno mewanti-wanti agar TNI tidak ikut-ikutan berpolitik, TNI tidak boleh diombang-ambingkan oleh kepentingan politik,” pungkas Karyono. @yuanto
0 comments:
Post a Comment