LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 30.712 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Kabupaten Garut mengikuti Ujian Nasioinal (UN), Senin (04/05/2015).
Berdasarkan hasil monitoring tim Dinas Pendidikan Garut suasana hari pertama ini ujian di setiap sekolah berjalan lancar.
Baca juga: Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dapat rapor merah dan Dinas Pendidikan Garut mirip 'begal', 307 Kepsek 'dipalaki' Rp2,5 jt
“Suasana pada hari pertama berjalan dengan lancar sesuai yang kita harapkan, peserta yang mengikuti ujian pun dalam mengerjakan soal terlihat serius dan sangat teliti,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Garut, Cecep Firmansyah, saat dihubungi melalui pesawat telpon.
Dikatakannya, hari pertama UN, mata pelajaran yang dikerjakan adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia. Untuk proses pengisian seluruh soal ujian secara “multi choice”, dimana system ini bisa mempermudah dalam proses pemeriksaan.
“Sampai saat ini tidak ada kendala, bahkan untuk mengantisipasi kebocoran kunci jawaban sangatlah tidak mungkin. Soalnya saat pendistribusian soal mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian. Kami bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam mengawal soal saat pendistribusian, dimana dari Pool sudah mulai di kawal hingga ke sekolah-sekolah,” jelas Cecep.
Dijelaskannya, pihak sekolah setiap hari menyerahkan lembar jawaban yang telah diisi perserta, tidak disimpan dahulu disekolah. Pertama dikumpulkan di Pool yang telah ditentukan kemudian diserahkan ke Dinas Pendidikan Garut, yang kemudian malam harinya dikrim ke provinsi untuk dilakukan proses pemeriksaan.
“Tidak ada sekolah yang menyimpan lembar jawaban yang telah diisi, satu hari sudah dilaporkan ke Disdik Kabupaten Garut, begitu juga Disdik Kabupaten langsung melaporkan ke Provinsi,” ujarnya.
Diakuinya, hingga malam mini, pihak Disdik belum menerima laporan adanya kejadian-kejadian yang ganjil pada proses Ujian Nasional kali ini. Mudah-mudahan sampai akhir nanti tidak ada kejadian yang tidak diharapkan termasuk kebocoran kunci jawaban.
Dikabupaten Garut sendiri jumlah peserta yang mengikuti Ujian Nasional mencapai 30.712 siswa, jumlah tersebut meliputi siswa SMPN sebanyak 22.542 peserta dari total sekolah 131 sekolah, dan 8.120 peserta SMP Sawasta dari total sekolah 150 sekolah.@taufiq_akbar
0 comments:
Post a Comment