LENSAINDONESIA.COM: Ruas Jalan raya Bogor-Sukabumi, Jumat (5/6/2015), mengalami kemacetan parah. Kondisi itu akibat berlangsungnya proyek betonisasi jalan di dua titik pada ruas tersebut.
Akibat proyek ini, ruas jalan Pasar Caringin, Caringin menuju arah Ciawi bisa ditempuh lebih dari dua jam. Padahal saat normal, jarak itu bisa ditempuh hanya setengah jam. Keadaan serupa juga berlangsung dari arah sebaliknya.
Baca juga: Uji Emisi Roda Empat Kota Bogor Minus Denda dan Santri pesantren Bogor diajak aktif menulis
Proyek betonisasi yang belangsung di ruas Jalan Cimande jelang jembatan Talang Dua sepanjang 100 meter memicu pengendara roda dua hingga truk bertonase mengalami ketersendatan.
Selain itu, terdapat pula proyek pemasangan ruas beton di ruas sepanjang Pasar Cikreteg, Caringin, Bogor sepanjang 300 meter lebih turut memicu kemacetan arus lalu lintas. Arus lalu lintas yang mengarah ke Ciawi dan sebaliknya kini ditempuh setengah jam lebih. Padahal saat normal, jarak tempuh ke Ciawi dan sebaliknya bisa ditempuh lebih kurang 10 menit.
“Kemungkinan seminggu proyek ini sudah rampung. Truk-truk gede yang membuat jalur ini jadi macet,” ujar Usman, warga sekitar Cikreteg, pada lensaindonesia.com.
Berdasarkan pantauan lensaindonesia.com, kemacetan pada dua titik ruas tersebut dipicu kerusakan jalan akibat kerap dilintasi truk-truk bertonase besar. Kontur jalan yang menurun dan bergelombang terjadi akibat truk-truk milik perusahaan industri di sekitar kawasan ini mengangkut air dan bahan tambang ilegal.
Proyek ini seolah bertolak belakang dengan ketersediaan dana perbaikan infrastruktur yang dimiliki Pemkab Bogor. Pada 2015 ini, dana APBD dari pemerintah pusat untuk perbaikan sudah cair. Dana itu sekitar Rp400 miliar. Meski besar, ratusan ruas jalan di kawasan ini kerap rusak dan proses perbaikannya tergolong lambat. redaktur: adrian
0 comments:
Post a Comment