Friday, June 5, 2015

Kapolda sebut wilayah yang gelar pilkada rawan kericuhan

Kapolda sebut wilayah yang gelar pilkada rawan kericuhan

LENSAINDONESIA.COM: Seluruh daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) di Jawa Timur secara serentak, rawan kericuhan. Untuk antisipasi, Polda Jatim kerahkan 17 ribu personel untuk mengamankan wilayah yang melakukan pemungutan suara.

Hal itu dikatakan Kapolda Jatim Irjen Anas Yusuf usai peresmian fasilitas kesehatan di RS Bhayangkara, Kota Kediri, Jumat (5/6/2015). “Pasti semua daerah rawan kericuhan pada Pilkada mendatang ” ungkapnya.

Baca juga: Dana belum cair, Pilkada 8 kabupaten di jatim terancam ditunda dan Dana NPHD Pilkada serentak Jatim baru dicairkan 30 persen

Dengan kondisi semacam itu, Polda Jatim mnegerahkan 17 ribu pasukan pengamanan pada Pilkada serentak yang digelar Desember mendatang. “Kita sudah menyiapkan 17 ribu pasukan untuk mengamankan pilkada mendatang, dan saat ini kami juga sudah memantau beberapa daerrah yang berpotensi rawan kericuhan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Kapolda mengatakan pihaknya terus melakukan kordinasi dengan beberapa daerah dalam pengamanan pilkada serentak. Untuk diketahui, akhir tahun 2015 ini ada 19 daerah yang menggelar pilkada serentak yaitu Kota Blitar, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jember, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Kediri, Kabupeten Situbondo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Malang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Blitar, Kabupaten Pacitan, serta Kabupaten Tuban.

alexa ComScore Quantcast
counter customisable
Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment