LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 42 calon pasangan suami istri (pasutri) gagal ikut nikah massal yang digelar Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT), Jumat (21/02/2014). Sebab, JKJT hanya bisa membantu menikahkan 260 pasutri.
Menurut Ketua JKJT, AG Tedja GK Bahwana, puluhan pasutri yang batal dinikahkan secara massal itu karena kesulitan memenuhi adminitrasi. “Kami sudah berkali-kali meminta dukungan Walikota HM Anton agar didukung soal administrasi,” kata AG Tedja GK Bahwana, Sabtu (22/02/2014).
Baca juga: Di Kota Malang, 6.217 ibu rumah tangga digerojok dana Rp 9 miliar dan Dinsos Kota Malang siap bangun Liposos senilai Rp 3,5 miliar
Alasannya, sebagian besar Pasutri itu tidak memiliki akte kenal lahir dan administrasi kependudukan di tingkat Kelurahan. Makannya, JKJT meminta dukungan Walikota HM Anton.
“Empat kali kami berusaha menemui walikota untuk meminta dukungan. Namun tak pernah ditemui. Padahal kami tidak minta dana, kami hanya minta dukungan soal administrasi,” jelasnya.
Itu mengingat, untuk istbat nikah dari Kementerian Agama Kota Malang juga meminta disposisi pada JKJT dari walikota. Begitu juga administrasi dari tingkat RT, RW, Lurah dan Camat.
Mereka, kata dia, enggan melayani administrasi yang dibutuhkan peserta nikah massal. “Sehingga saya meminta disposisi walikota agar dipermudah. Namun, disposisi itu tak didapatkan,” tegasnya.
Karena itu, JKJT harus mengeluarkan dana tiap Pasutri sekitar Rp 450 ribuan termasuk untuk biaya isbat nikah dan wali adholnya. Akibatnya ada sekitar 42 calon pasutri gagal mengikuti nikah massal.
“Itu karena Pengadilan Agama bilang kalau tidak ada disposisi dari Walikota kita tidak bisa mengajukan prodeo. Ini kan aneh, gak ada hubungannya sama sekali,” keluhnya sembari menambahkan jika biaya sebesar Rp 25 juta untuk biaya PA.
Menyikapi hal tersebut, Sekkota Malang, HM Shofwan merasa heran sekaligus kecewa. Sebab, Pemkot mendukung program nikah massal yang disuport founding internasinal itu.
“Kami tidak hanya hadir menjadi saksi wali dalam nikah massal itu. Rias penganten dan kendaraan berupa bus untuk angkutan keliling kota bagi penganten kami bantu,” tandasnya.@aji_dewa_roisky
0 comments:
Post a Comment