Saturday, February 22, 2014

Pemprov Jatim siap rehabilitasi 8.595 rumah korban Gunung Kelud

Pemprov Jatim siap rehabilitasi 8.595 rumah korban Gunung Kelud




LENSAINDONESIA.COM: Pemprov Jatim telah mendata semua rumah rusak akibat erupsi Gunung Kelud, yang akan direhabilitasi, di kabupaten Blitar, kabupaten Kediri, Kota Malang dan Kota Batu.


“Jumlah keseluruhan mencapai 8.595 rumah. Diantaranya 2.207 kategori rusak ringan, 2.093 rusak sedang dan 4.295 rusak berat,” jelas Soekarwo, Gubernur Jatim, usai rapat koordinasi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (22/2/2014).


Baca juga: Relawan La Nyalla Academia tembus radius 2,5 km dari puncak Kelud dan Warga lereng Kelud yang terisolir lega, jembatan putus diperbaiki PU


Dalam upaya perbaikan, pihaknya akan melibatkan TNI dan Polri yang berjumlah 5.987 personel. Terdiri dari TNI AD, AL, AU sebanyak 4.000 dan polisi 1.987 personel. Selain itu, Pemprov juga menarget proses rehabilitasi akan selesai selama dua minggu atau sebelum 9 Maret mendatang.


Sementara, untuk proses perbaikan rumah akan dilakukan dengan melihat dinamika di lapangan. “Kalau memang tidak ada genteng atau sulit mendapatkan genteng, bisa pakai asbes. Tapi kalau masih ada genteng yang bisa digunakan maka akan digabung untuk dijadikan atap sementara,” imbuh Soekarwo.


Untuk warga yang saat ini masih berada di pengungsian, jumlahnya mencapai 8.026 jiwa, tersebar di sejumlah titik. Seperti di Kabupaten Kediri 7.109 jiwa, Kabupaten Malang 621 jiwa, Kabupaten Jombang 252 jiwa dan Kota Batu hanya 44 jiwa.


Saifullah Yusuf, Wagub Jatim menambahkan, pemerintah terus menyuplai kebutuhan para pengungsi. Pihaknya akan membantu kebutuhan hidup pengungsi selama tiga bulan, dengan memberikan 30 kg beras, setiap keluarga.


Disamping bantuan makanan, saat ini yang terpenting ada tiga hal pokok yang harus ditangani, seperti rumah, air bersih dan kebutuhan listrik.


Apabila hal tersebut sudah terpenuhi, maka Pemprov akan memberikan solusi bagi lahan pertanian, perkebunan, peternakan dan kelautan yang terkena dampak erupsi Gunung Kelud.


“Perbaikan rumah dan sekolah, kecukupan air bersih dan listrik didahulukan. Sehingga pengungsi dapat kembali ke rumahnya seperti sediakala,” tutup Gus Ipul.@sarifa


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment