LENSAINDONESIA.COM: DPRD Jawa Barat meminta pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar lebih mematangkan persiapan jelang Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 yang pelaksanaannya tinggal beberapa hari lagi.
Anggota Komisi A DPRD Jabar, Tate Qomarudin mengatakan, persoalan logistik pemilu harus menjadi salah satu perhatian KPU. Menurutnya ini penting mengingat ketersediaan logistik menjadi hal yang vital dalam pelaksanaan pemilu termasuk juga daptar pemilih. Karena sampai saat ini persoalan tersebut masih menjadi persoalan.
Baca juga: DPRD Jabar minta pemerintah pusat perbaiki jalur pantura dan 120 Kades takut Gubernur Aher 'abal-abal', serbu DPRD Jabar
Menurut pemberitaan di berbagai media massa, bahwa persiapan pelaksanaan Pileg di Jabar masih ditemukan sejumlah persolan. Diantara, masih adanya kekurangan surat suara di Jabar yang mencapai 40 ribu lembar.
“Hal ini harus segera dipenuhi, ini persoalan penting,” kata anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) ini kepada wartawan, Kamis (03/04/2014).
Tate juga meminta KPU lebih konsisten dalam menerapkan aturan terkait pemilu. Hal ini juga cukup penting agar semua pihak yang terkait pemilu bisa lebih memahami aturan sehingga mampu menekan terjadinya pelanggaran.
“Harus lebih matang, jangan membuat aturan di tengah jalan,” katanya.
Tate, yang juga menjabat ketua salah partai peserta pemilu ini menyebut perubahan lokasi kampanye rapat terbuka sebagai contoh inkonsistensi yang dilakukan KPU.
“Kami jadi bingung memilih lokasi lagi, terlebih karena harus mempersiapkan segala sesuatunya,” ucapnya. Tidak hanya itu, Tate pun meminta Badan Pengawas Pemilu lebih tegas lagi dalam menindak setiap pelanggaran yang dilakukan.
Tate menyayangkan banyaknya billboard calon anggota legislatif yang terpasang di setiap penjuru kota. Padahal, lanjut Tate, pemasangan billboard hanya diperbolehkan bagi partai.
“Kok banyak billboard caleg yang dibiarkan begitu saja. Harusnya ini ditindak tegas,” katanya.
Kendati begitu, Tate mengapresiasi upaya yang telah dilakukan KPU dan Bawaslu dalam menyukseskan Pemilu Legislatif 2014 ini. “Dan semoga pemilu nanti berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.
Sementara itu ditempat terpisah Ketua Bawaslu Jabar, Harminus Koto mengatakan, semua laporan dan temuan pelanggaran pemilu akan ditindak lanjuti. “Tidak ada tebang pilih, semua yang melanggar akan kita panggil untuk dimintai klarifikasi,” tegasnya.@husein
0 comments:
Post a Comment