Sunday, June 1, 2014

Bawaslu minta Komisi Penyiaran tegur tv yang curi start kampanye

Bawaslu minta Komisi Penyiaran tegur tv yang curi start kampanye




LENSAINDONESIA.COM: Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Nasrullah memperingatkan kedua pasangan Capres dan Cawapres untuk tidak melakukan kampanye hitam dan tidak melakukan kampanye di luar jadwal kampanye yang sudah dijadwalkan.


“Mengajak visi misi itu pada 4 Juni-5 Juli, itulah nanti yang akan dimanfatkan. Jangan dimanfaatkan ruang-ruang yang kurang tepat, bahwa kami telah garis bawahi itu,” tegas Nasrullah di Gedung KPU usai penetapan nomor urut pasangan Capres-Cawapres untuk Pilpres 2014, Minggu (1/6/14).


Baca juga: Bawaslu 'emoh' disalahkan soal kerancuan Pileg 2014 dan 720 TPS di Indonesia diduga langgar Pemilu, Bawaslu harus kerja keras!


Lebih lanjut, ia meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) lebih ketat dalam mengawasi pemberitaan iklan berbau kampanye kedua pasangan. Harus ditegur jika terdapat teve curi stat kampanye untuk menjaga “fairness”.


“Meski sudah diingatkan, beberapa iklan di lembaga penyiaran, jadi mohon juga lembaga penyiaran tolong betul-betul, semasa tiga hari ini di-rem (puasa) dulu, kita ingin sama-sama perlihatkan ke masyarakat Indonesia,” jelasnya.


“Proses kompetisi ini harus secara sehat. Ingat hanya dua kandidat, salah sedikit manajemen bisa berdampak kurang baik, fitnah black campaign dan sebagainya jangan lagi dilakukan,” tegaskan lagi, mengingatkan. @yuanto


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment