LENSAINDONESIA.COM: Berdalih tak mau kecolongan lagi, Bonek (suporter Persebaya) dibantu warga melakukan aksi sweeping yang ditujukan pada kendaraan plat nomor N (Malang), di sepanjang Tol Waru-Simo-Dupak.
Hal ini diungkapkan dedengkot Bonek, Hamin Prastyan yang mengaku aksi sweeping ini bertujuan untuk mengamankan Surabaya. “Sebetulnya ini bukan sweeping,” ujar pemuda ini yang kerap dipanggil Hamin Gimbal.
Baca juga: Suporter Arema dihajar puluhan oknum Bonek di Bundaran Waru dan Pengeroyok Bonek 1927 akhirnya dituntut 10 bulan penjara
Menurut Hamin Gimbal, aksi yang dilakukan Bonek kali ini mengacu pada kejadian tahun lalu dimana Aremania membuat kerusuhan saat melewati jalan tol Waru-Simo-Dupak dengan melempari rumah warga saat melintas di tol. “Kami hanya tak ingin kota kami kembali ternodai oleh perilaku kampungan,” sambung dirijen Bonek ini.
Hamin Gimbal mengaku bahwa Bonek dan masyarakat Surabaya masih sakit hati atas tragedi yang terjadi setahun silam. Saat itu Aremania melempari rumah warga dan mengeroyok seorang warga Gresik yang kebetulan mengenakan kostum Bonek hingga korban twas akibat dihajar puluhan Aremania.
Meski sudah ada penangkapan dan pengamanan oleh pihak kepolisian terhadap beberapa oknum Bonek, Kamis (5/6/2014) siang, Bonek tetap nekat melanjutkan aksinya. “Kami akan terus melakukan sweeping ini. Paling tidak, sampai kota kami benar-benar aman,” pungkas Hamin Gimbal.
Sebelumnya, Kamis (5/6/2014) tengah malam, sempat terjadi sweeping terhadap mobil berplat nomor N (Malang) oleh sekelompok orang di sejumlah akses masuk Surabaya. Tujuannya adalah menemukan Aremania yang ditengarai hendak menuju Gresik lewat Surabaya. @angga_perkasa
0 comments:
Post a Comment