LENSAINDONESIA.COM: Kedaulatan rakyat pada Pemilihan Umum Presiden 2014 diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang benar-benar merubah wajah Indonesia lebih baik.
Direktur Rifa Capital, Bahlil Lahadalia mengungkapkan, bagi presiden terpilih mendatang, diharapkan mampu menyusun kabinetnya secara apik dan profesional. Pasalnya, kabinet yang cerdas dan profesional, akan dapat melahirkan pembangunan Indonesia lebih maju.
Baca juga: Buruh 30 pelabuhan bela Jokowi-JK karena jujur, merakyat, sederhana dan Prabowo pidato tegas 8menit, aturan KPU 5menit, Jokowi patuh 4,5menit
“Dalam beberapa Kementerian strategis harus memahami bidang profesinya. Jangan lagi ada politik transaksional,” ujar Bahlil melalui pesan yang diterima wartawan, Rabu (4/6/14). Artinya, hanya mengandalkan semata-mata politik “perut” alias kepentingan dengan mengabaikan profesionalisme.
Bahlil yang juga Ketua Bidang Infrastruktur BPP Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) menegaskan, perlunya profesionalisme dalam Kementerian akan berpengaruh pada stakeholder dan jajarannya. Beberapa contoh kasus dalam kabinet saat ini terjadi di beberapa Kementerian/Lembaga seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Pertanian (Kementan), hingga SKK Migas.
“Susunan kabinet boleh saja dipilih dari salah satu partai politik. Namun, sejatinya harus seseorang yang memang kompeten dalam bidang tersebut. Cukup banyak orang di dalam Parpol yang bisa diandalkan,” tegas Bahlil. @yuanto
0 comments:
Post a Comment