LENSAINDONESIA.COM: Liburan sekolah selalu menjadi moment yang sangat ditunggu oleh semua orang. Hampir semua pusat perbelanjaan atau mal telah mempersiapkan berbagai acara dan program belanja. Salah satunya adalah Mal Living World menggelar pertunjukan seni asal Jepang, KAGEMU Shadow Warrior Show.
Direktur Living World, Jannywati Hartini mengatakan, pihaknya mengangkat seni budaya Jepang dalam program liburan sekolah tahun ini.
Jepang adalah sebuah magnet tersendiri bagi Asia karena memiliki segudang pesona baik keindahan alam, kuliner hingga teknologi dan kebudayaan Jepang yang sangat menarik untuk dieksplorasi.
Baca juga: iPad Air ditawarkan Rp 10.000 di LivingSocial Asia dan Koko Cici Jakarta rayakan Imlek
“Tahun ini kami mengambil tema Japan Shumi atau hobi Jepang. Berbagai keterampilan kami tampilkan bagi penghobi kesenian Jepang seperti Cosplay, Game Online, Robotic, membuat manga dan anim, fashion show kostum Jepang dan kebudayaan tradisional Jepang lainnya,” ujar Jannywati kepada lensaindonesia.com di Mal Living World, Tangerang, Jumat (20/06/2014).
Hal yang menarik, tahun ini Living World menghadirkan pertunjukan kombinasi seni budaya dan teknologi yang didatangkan dari Jepang yakni KAGEMU yang merupakan kolaborasi antara karate, kabuki, tarian dan teknologi video art motion digital atau biasa disebut Orientarhythm yang diperankan oleh Katsumi Sakakura.
Teknologi ini diciptakan tahun 1991 merupakan proyeksi teknologi video mapping yang mampu membuat para penontonya tercengang akan gerakan dan ketepatan waktu yang sangat akurat. Artis Beyonce pernah ikut meniru adegan KAGEMU ini.
Pertunjukkan ini bisa dinikmati mulai 20-22 Juni 2014 dan 27-29 Juni 2014 pada pukul 16.00 WIB dan pukul 19.00 WIB. Untuk menyaksikan pertunjukkan kelas dunia ini, pengunjung dapat memilih posisi tempat duduk yang paling nyaman dari kelas Gold sampai VVIP, dengan harga tiket mulai Rp 300.000 sampai Rp 500.000 per orang. Khusus untuk member Live Card, Living World juga memanjakan membernya dengan promo Buy 1 Get 2 atau mengumpulkan sticker untuk dapat ditukarkan dengan tiket pertunjukkan ini.
“Untuk menghadirkan KAGEMU asal Jepang ini kami mengeluarkan biaya sekitar Rp 1 miliar dan target pengunjung 7000 orang. Pertunjukan ini sebagai apresiasi kepada pengunjung setia mal Living World,” ungkapnya.
Selain KAGEMU, kata Jannywati, pihaknya akan mengajak para pengunjung mal Living World untuk berpartisipasi dalam program Corporate Social Responsibility melalui kegiatan seni melipat kertas atau biasa disebut Origami. Sebanyak 1000 origami burung Bangau ini diperuntukan kepada anak-anak yang kekurangan gizi di Indonesia bekerjasama denga UNICEF. Program ini akan dijalankan mulai tanggal 25 Juni hingga 13 Juli 2014.
“Origami 1.000 burung Bangau atau dikenal dengan nama Senbazuru mempunyai filosifi siapapun yang melipat kertas menjadi seribu burung bangau maka permohonan atau permintaannya akan dikabulkan. Kami berharap dengan adanya program ini, para pengunjung dapat tergerak hatinya untuk membantu anak-anak kekurangan gizi di Indonesia,” tutur Jannywati.@rudi
0 comments:
Post a Comment