LENSAINDONESIA.COM: Kebakaran hutan melanda Areal Produksi Benih (APB) Petak 51a RPH/BKPH Petung KPH Saradan menghanguskan puluhan kayu jati, Minggu (03/04/2014) siang.
Saat terjadi kebakaran sekitar pukul 13.00 WIB itu, tidak satupun petugas yang berada di Posko Perum Perhutani KPH Saradan, Kabupaten Madiun. Pos yang berfungsi memantau terjadinya kebakaran tersebut tampak kosong melompong. Dimungkinkan, para petugas Perhutani masih libur Lebaran
Baca juga: Usai pemakaman, keluarga datangi Polres Ngawi dan Astaga! ambil sebatang Sono, warga Ngawi ditembak mati Polhutmob
Api sempat membesar dan nyaris merembet ke pinggir jalan raya Madiun-Surabaya.
Ricky Arief Budhiman, seorang saksi mata mengatakan, dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Sebab saat itu api sudah membesar dan luas. Karena dianggapnya sangat berbahaya, Ricky pun langsung melaporkan ke petugas kepolisian yang berjaga di Pos Polisi 902 Lemahbang.
“Ketika itu saya ingin istirahat namun tiba-tiba saya melihat ada kepulan asap. Api meluas,”’ ungkap Ricky warga Saradan yang akan balik Lebaran ke Surabaya itu.
Pantauan di lokasi, api menghanguskan semua ranting dan daun pohon jati kering yang berada di kawasan hutan tersebut. Api sempat membesar dengan lantaran angin bertiup cukup kencang.
Meski terlambat, tampak petugas perhutani datang berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Saat lensaindonesia menkonfirmasi kejadian tersebut, mereka enggan berkomentar.@dhimaz_adi
0 comments:
Post a Comment