LENSAINDONESIA.COM: Manajemen Suroboyo Carnival Night Market (SCNM) mangkir dengan tidak menghadiri panggilan Komisi C DPRD Surabaya untuk diajak hearing, Selasa (5/8/2014), terkait masalah perijinan wahana hiburan itu yang masih belum lengkap.
Padahal, agenda hearing yang juga menghadirkan Pemkot Surabaya tersebut untuk membahas dugaan pelanggaran yang dilakukan manajemen Suroboyo Carnival terkait perijinan Analisa Mengenai Dampak Lingkungan Lalu Lintas (Amdal Lalin).
Baca juga: Manajemen Suroboyo Carnival gerilya lakukan lobi perijinan dan Suroboyo Carnival diduga beli fasilitas permainan bekas
“Sampai sekarang kami belum mendapat konfirmasi kenapa perwakilan manajemen Suroboyo Carnival tidak hadir. Terpaksa hearing ini ditunda dan sudah kami jadwalkan kembali pada Jumat (8/8/2014) besok,” kata Simon Lekantompessy, Sekretaris Komisi C DPRD Surabaya kepada Lensa Indonesia.
Pihaknya mengaku menyesalkan sikap manajemen Suroboyo Carnival yang dianggap mangkir tanpa kejelasan. Padahal, permasalahan ini harus segera diketahui apakah memang benar ada aturan yang dilanggar.
Selama ini, wahana hiburan yang buka sejak tanggal 28 Juli 2014 tersebut dianggap melanggar Amdal Lalin yang tidak sesuai persyaratan. Beberapa diantaranya, fasilitas infrastruktur seperti jalur keluar masuk kendaraan pengunjung dan parkir kendaraan belum memenuhi persyaratan. “Sebetulnya banyak hal yang ingin kami klarifikasi. Tapi karena yang bersangkutan tidak hadir ya kami tunda dulu,” sambungnya..
Sementara itu, Kadishub Surabaya, Eddi ketika dikonfirmasi menegaskan, pelanggaran yang dilakukan manajemen Suroboyo Carnival adalah pembangunan pintu keluar sisi utara dan akses jalan dari Jl Kertomenanggal menuju Jl Ahmad Yani. “Kami sudah memberikan peringatan kepada manajemen agar segera membangun. Ini terkait macet yang ditimbulkan pada akses jalan menuju Bandara Juanda,” tegasnya.
Eddi menerangkan, Dishub Surabaya masih belum melihat kondisi terakhir di lokasi Suroboyo Carnival tersebut. Namun, pihak manajemen Suroboyo Carnival sudah berjanji kepada Pemkot akan melakukan pembangunan secepatnya untuk menyempurnakan akses jalan dari Kertomenanggal menuju Ahmad Yani. “Kami nanti akan melihat kondisinya dulu, kalau memang sampai sekarang belum dibangun, kami akan lakukan langkah berikutnya,” terang Eddi.@iwan_christiono
0 comments:
Post a Comment