Tuesday, August 12, 2014

Tanah warga digusur, Gubernur Jatim usulkan pemberian saham

Tanah warga digusur, Gubernur Jatim usulkan pemberian saham




LENSAINDONESIA.COM: PT Jasa Marga diminta mempercepat pembangunan jalan tol Trans Jawa untuk mendukung pergerakan perdagangan, investasi dan industri pariwisata di Jawa Timur.


Gubernur Jatim Soekarwo menyatakan bahwa pembangunan jalan tol tidaklah mudah, terutama dalam pembebasan lahan milik warga yang dilalui akses jalan tol.


Baca juga: Tol trans Jawa di Mantingan-Kertosono terganjal 10 tanah kas desa dan Pembangunan Tol Trans Jawa diklaim menguntungkan masyarakat Jatim


Karenanya, pihaknya mengusulkan Jasa Marga bersedia mengganti sebagian tanah warga dengan saham. “Dengan begitu warga yang memiliki lahan produktif seperti pertanian masih tetap bisa menikmati hasilnya berupa deviden,” kata Pakde Karwo (sapaan akrab gubernur), Senin (11/08/2014).


Pemberian saham ini, lanjutnya, sebagai salah satu langkah untuk menekan persoalan dalam pembebasan lahan. Selain itu, pemilik lahan juga merasa akan diuntungkan karena menerima deviden ketika jalan tol tersebut beroperasi.


“Asas keadilan bagi masyarakat pemilik lahan yang dibebaskan harus diutamakan dengan cara memberi uang ganti untung. Sebagian uang dari ganti untung dapat dimasukan ke dalam saham yang nanti diatur oleh Jasa Marga. Asas keadilan ini dapat menekan pro dan kontra dalam pembebasan lahan,” papar mantan Sekdaprov Jatim ini.


Sementara, terkait pembangunan jalan tol dinilai mempunyai banyak manfaat dan efisiensi, yakni meningkatkan hubungan perdagangan antar wilayah dan mempercepat akses yang menghubungan tempat wisata. Dengan demikian akan memacu berkunjungannya wisatawan domestik maupun mancanegara ke Indonesia.


“Saya juga minta masyarakat yang lahan dan tanahnya dibutuhkan dalam pembangunan jalan tol agar bersedia dibebaskan. Pemerintah akan memberi ganti untung sesuai harga yang pantas,” tegas Soekarwo.


Diketahui, program jalan tol Trans Jawa akan segera dibangun. Ruas jalan tol nantinya akan menghubungkan Mantingan-Surabaya, Malang-Banyuwangi, serta Surabaya-Probolinggo.@sarifa


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment