LENSAINDONESIA.COM: Perampasan motor kembali terjadi Sabtu (20/9/2014) dinihari. Enam pemuda mabuk usai pesta miras di Pub Stadium, di kompeks Ruko Kebun Bibit, sukses merampas motor Honda Beat hitam strip merah L 2176 NX milik seorang pengamen, Kristanto Sutjipto (20) warga Jl Tanah Merah Utara V/16, Surabaya.
Menurut keterangan kakak korban, Antoni Sutjipto, adiknya sebenarnya sudah pulang dari aktivitasnya sehari-hari menjadi pengamen di kawasan Kebun Bibit. Namun setelah pulang, adiknya itu pamit pergi lagi ke Kebun Bibit untuk ngopi bersama teman-temannya hingga sekitar pukul 02.30 WIB.
Baca juga: Istri banyak hutang, suami nekat jadi perampas motor dan DPO spesialis pengincar Yamaha Vixion disergap polisi
“Saat arah pulang di sekitar Ngagel Makam, tiba-tiba adik saya dibacok dari belakang oleh enam orang yang menggunakan tiga kendaraan, yakni Satria FU dan dua motor matic. Adik saya sempat bisa berjalan minta tolong hingga di depan Dimsum. Namun akhirnya roboh di jalan dan ditolong warga dibawa ke RSU dr Soetomo Surabaya,” tutur Antoni Sutjipto kepada Lensa Indonesia.
Sukses melakukan aksinya, keenam pelaku yang masih mabuk akibat pesta miras di Pub Stadium itu langsung membawa lari motor korban ke Jl Dinoyo.
Menurut saksi yang juga rekan korban sesama pengamen, dirinya sempat berpapasan dengan para pelaku perampasan motor mengendarai motor Satria FU dan dua motor Matic. “Saya tahu mereka keluar dari Pub Stadium di kompleks Ruko RMI Kebun Bibit. “Tadi saya sempat ketemu dengan pelaku yang membawa motor tersebut, keluar dari Pub Stadium. Mereka bicaranya ngawur dan teriak-teriak karena mabuk,” ungkapnya.
Sementara saat Lensa Indonesia ke RSU dr Soetomo untuk melihat kondisi korban, ternyata pengamen ini menderita luka bacok pada punggung sejumlah dua titik. Satu titik sedalam 8 cm, sementara satu titik hanya luka kecil. Sedangkan luka pada kepala sedalam 6-7 cm. Kondisi korban hingga pukul 06.00 WIB belum sadarkan diri.@rofik
0 comments:
Post a Comment