Monday, September 22, 2014

Tembaki polisi, bandit kelas kakap tewas dihujani delapan peluru

Tembaki polisi, bandit kelas kakap tewas dihujani delapan peluru




LENSAINDONESIA.COM: Dua bandit kelas kakap yang selama ini melakukan sejumlah kejahatan di Surabaya akhirnya berhasil dibereskan petugas Reskrim Polsek Gubeng. Aris Setiawan ditembak di kaki sedangkan rekannya, Nicolas Sapulete tewas setelah diberondong delapan peluru polisi, Senin (22/9/2014) sekitar pukul 01.00 WIB.


Informasinya, saat itu petugas Reskrim Polsek Gubeng yang sedang patroli keliling wilayah, memergoki kedua pelaku ini sedang mengawasi sebuah rumah di Jl Biliton 34. Melihat gerak-gerik mencurigakan kedua pria itu, naluri polisi mencurigai ada yang tidak beres. Keduanya lalu didekati dan ditanya identitasnya. Namun saat akan dilakukan penggeledahan, kedua bandit kelas kakap ini melawan dan berhasil kabur mengendarai motor masing-masing.


Baca juga: Bandit jalanan Surabaya ternyata didominasi remaja belasan tahun dan Polisi bakal selidiki kegunaan uang Pengacara yang dirampas bandit


Aris yang membawa senpi jenis Barreta langsung mengarahkan tembakan ke anggota, namun tembakannya meleset. Tak ingin kehilangan buruan, petugas Reskrim Polsek Gubeng melakukan pengejaran sambil membalas tembakan pelaku. Aksi saling tembak bak film-film Hollywood langsung terjadi. Kedua pihak terlibat kejar-kejaran dan saling tembak dengan melawan arus lalu lintas.


Setelah saling tembak terjadi, polisi yang lebih terlatih akhirnya berhasil membuat Aris Setiawan jatuh dari motor di Jl Bali. Sebagian polisi langsung mendekati dan berusaha mengamankannya, namun bandit kelas kakap ini tak menyerah dan berupaya kabur. Akhirnya tembakan polisi diarahkan ke kakinya dan diapun roboh.


Di tempat lain, petugas Reskrim Polsek Gubeng yang melakukan pengejaran terhadap Nicolas Sapulete akhirnya berhasil menembak jatuh bandit kelas kakap ini dari atas motornya. Namun Nicolas tetap tidak mau menyerah hingga polisi akhirnya memberondongnya dengan tembakan hingga tewas di pertigaan Jl Raya Gubeng-Jl Karimun.


Kapolsek Gubeng Yakhob Silvana mengatakan, bahwa kedua pelaku merupakan target yang sudah lama dicari dalam sejumlah kasus perampasan dan perampokan. “Mereka merupakan spesialis pembobol rumah dan Curanmor. Saat ini kasus tersebut sudah kami limpahkan ke Mapolrestabes Surabaya,” ungkapnya.@rofik


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment