Sunday, October 19, 2014

Mandor Proyek Plasa Tunjungan tewas dengan kepala remuk

Mandor Proyek Plasa Tunjungan tewas dengan kepala remuk




LENSAINDONESIA.COM: Daryono (35) warga Dusun Maguan, Desa Galim, Kecamatan Tasikmadu, Karang Anyar, tewas mengenaskan dengan kepala remuk, leher, tangan, kaki patah, serta dagu dan telinga luka parah tertembus besi setelah jatuh dari Proyek Plasa Tunjungan, kemarin.


Menurut saksi Ani Trianto (32) , teman sekampung korban, saat dikonfirmasi di RS dr Soetomo, mandor Proyek Plasa Tunjungan itu tewas dengan posisi jatuh miring, muka kiri menempel dilantai. “Dia tadi ada di lantai lima belas dan terjatuh ke lantai sembilan. Saya sendiri nggak tau apa penyebabnya,”cetusnya kepada Lensa Indonesia.


Baca juga: Pekerja proyek tewas terjatuh dari lantai 15 Tunjungan Plaza Surabaya dan Tamu Hotel JW Marriott tewas, Kapolsek larang wartawan mengekspos


Pihak pengerja proyek Plasa Tunjungan, PT PP tak langsubng melaporkan kejadian ini ke polisi dan memilih langsung mambawa jasad korban ke kamar mayat RS dr Soetomo. Bahkan lokasi bekas jatuhnya korban ditaburi pasir adukan.


Pihak securit Proyek Plasa Tunjungan yang sempat melarang wartawan mengambil gambar nebgaku tak tau pasti penyebab jatuhnya sang mandor. “Saya ada di pos jaga jadi nggak tahu ada yang jatuh,” sahutnya singkat ketika ditanya para wartawan.


Kanit Reskrim Polsek Tegalsari AKP Akhyar saat dikonfirmasi di ruangannya mengatakan, pihak penggarap Proyek Plasa Tunjungan baru melaporkan kejadian itu sekitar pukul 15.30 WIB. “Saat kami memintai keterangan saksi di lokasi kejadian, menurut keterangan Agus Suhono yang juga sebagai wakil mandor, kecelakaan kerja ini terjadi saat istirahat kerja sekitar pukul 12.00 WIB,” terangnya.


“Korban diketahui berada di lantai lima belas akan turun menggunakan lift. Ada dugaan dia terpeleset karena disitu memang tak ada pengamannya,” sambung AKP Akhyar.


Kanit Reskrim Polsek Tegalsari ini juga bingung dengan tindakan pihak proyek yang sudah merusak TKP sehingga menyulitkan polisi melakukan penyelidikan. Mau bagaimana lagi, TKPnya sudah rusak, tentunya ini menyulitkan kami melakukan pemeriksaan. Sementara saksi juga tidak ada yang tahu pasti,” ungkap AKP Akhyar.@rofik


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment