Tuesday, October 21, 2014

PPP kubu SDA rapat tertutup matangkan Muktamar tandingan 30 Okt

PPP kubu SDA rapat tertutup matangkan Muktamar tandingan 30 Okt




LENSAINDONESIA.COM: Manuver PPP kubu Romi dan Emron memutuskan keluar dari Koalisi Merah putih (KMP) dan bergabung dengan Koalisi Indonesia (KIH) di parlemen, semakin memanaskan perpecahan dalam tubuh PPP. Kubu SDA semakin “all aot” memperispkan Mukamar tandingan di Jakarta, 30 Oktober nanti.


Bahkan, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan, Suryadharma Ali (SDA) Selasa ini (21/10/14), melakukan pertemuan

tertutup di Holtel Sultan. SDA menjelaskan, DPP PPP (kubu SDA) melakukan pertemuan itu dengan Ketua Majelis Syariah dan Ketua Mahkamah Partai (MP) DPP PPP dan DPW se Indonesia untuk membahas Muktamar VIII PPP.


Baca juga: PPP-nya Romi 'lengket' Jokowi, kubu SDA keukeuh Muktamar tandingan dan Pertemuan di rumah dinas Gubernur, Jokowi-JK sambut baik dukungan PPP


Dalam pertemuan tersebut, Ketua Majelis Syariah PPP, KH Maimun Zubair yang akrab di panggil Mbah Mun menjelaskan perihal hasil pelaksanaan Muktamar baik versi Romahurmuziy maupun rencana pelaksanaan Muktamar versi SDA.


“Ketua Majelis Syariah dan Ketua Mahkamah Partai menjelaskan,” kata Suryadharma Ali saat akan memasuki rapat tertutup di ruang rapat Hotel Sultan Jakarta, Selasa (21/10/14).


SDA mengingatkan kembali, dan menegaskan, bahwa Muktamar ke VIII PPP di Surabaya versi Emron Pangkapi dan Romahurmuziy (Romi) adalah ilegal. Hal itu dinilai menyalahi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).


“Bisa dibilang Muktamar yang ada di Surabaya itu ilegal,” terangnya. Muktamar PPP di Surabaya memutuskan Romi menjadi Ketua Umum DPP PPP, menggantikan posisi Suryadharma Ali.


SDA mengaku, pihaknya tetap akan melaksanakan Muktamar VIII PPP yang dianggapnya sesuai AD/ART pada 30 Oktober 2014. Ia menegaskan, bahwa penanggungjawab umum Muktamar adalah ketua umum, dan bukan Sekretaris Jenderal

atau pun pembantu Ketua Umum (Wakil ketua umun).


“DPP PPP, Majelis Syariah dan Mahkamah Partai akan melaksanakan Muktamar yang semula dijadwalkan 23 Oktober diundur 30 Oktober. Lokasinya di Jakarta. Mudah-mudahan Muktamar ini menjadi penyelasaian konflik ditubuh PPP,” pungkasnya. @yuanto


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment