Tuesday, November 18, 2014

Wagub Jatim optimis perluasan LKM bisa perangi lintah darat

Wagub Jatim optimis perluasan LKM bisa perangi lintah darat




LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakaukan perluasan lembaga Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di daerah untuk memerangi peran lintah darat.


Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf optimistis perluasan LKM mampu memberdayakan masyarakat.


Baca juga: Bank Syariah diminta menyasar kelompok UMKM Jatim dan Pengusaha UMKM kelimpungan menghadapai ekspansi produk pabrik besar


“Keberadaan LKM tujuannya untuk memerangi Bank Titil (lintah darat),” katanya saat membuka Sosialisasi UU Nomor 1 Tahun 2013 tentang LKM dan Peraturan Pelaksanaan Kabupaten/Kota se Jatim, di Surabaya, Selasa (18/11/2014).


Selama ini, ungkap dia, untuk mendapatkan modal usaha lebih banyak, mayarakat kecil memilih lintah darat daripada ke lembaga keuangan yang berbadan hukum. Penyebabnya lebih mudah untuk memperoleh pinjaman.


“Kalau di bank titil tidak harus ada agunan, meskipun bunganya sangat tinggi. Apalagi mereka butuh uang untuk memulai usaha kecil-kecilan, otomatis modal yang mereka butuhkan juga jumlahnya tidak sampai puluhan juta,” katanya.


Oleh sebab itu, jelas dia, kini Jatim telah dipilih sebagai tempat sosialisasi UU nomor 1 Tahun 2013 tentang LKM dan Peraturan pelaksanaannya. Alasannya, LKM sebagai lembaga yang dapat memfasilitasi pengembangan keuangan mikro bagi IKM dengan harapan dapat meningkatkan dan mengembangkan kinerja UMKM di Jatim.


“Sosialisasi semacam ini sangat penting karena selama ini usaha mikro atau UMKM menjadi penyangga perekonomian di Jatim,” katanya.


Peran UKM, tambah dia, mampu menyokong PDRB Jatim sebesar 54,48 persen. Sementara jumlah UKM di Jatim sebanyak 6.825.931 usaha dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 11.117.439 orang.


“Dari jumlah itu yang bergerak di bidang usaha mikro sebesar 95,72 persen. Angka itu meliputi 6.533.694 usaha skala mikro, 261.827 skala kecil, dan 30.410 usaha skala menengah,” katanya.@ridwan_LICOM/ant


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment