Monday, December 1, 2014

Makam anggota TNI dibongkar keluarga korban

Makam anggota TNI dibongkar keluarga korban




LENSAINDONESIA.COM: Kasus meninggalnya anggota TNI AD Kopka Andi Pria Dwi Harsono, bertugas di Kodim Lamongan, yang sebelumnya dilaporkan mengakhiri hidup dengan cara gantung diri diprotes keluarga korban dan menuntut dilakukan otopsi serta pembongkaran makam korban di desa Pulosari Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, Kediri, Selasa (2/12/2014) pagi.


Pihak keluarga menduga kematian Kopka Andi Pria Dwi Harsono tidak wajar karena saat jenasah dipulangkan di kediamannya, tubuhnya penuh luka lebam. “Diantaranya di wajah dan tubuhnya ada luka lebam seperti bekas pukulan,” ungkap salah satu keluarga korban, Handoko saat diwawancarai Lensa Indonesia.


Baca juga: Pemuda Semarang tewas gantung diri depan kantor Bea Cukai dan Mahasiswa nekat gantung diri hanya gara-gara putus cinta


Sementara Edy Pryambodo petugas pemulasaran jenasah dari GKJW Pare, saat dikonfirmasi membenarkan adanya ketidak wajaran tubuh anggota Kodim Lamongan itu saat dimandikan. “Memang benar tubuh korban mengalami beberapa lebam dan bekas sabetan karena nampak dadanya banyak bilur-bilur merah dan juga ada bekas luka menghitam. Selain itu muka dan mulut korban nampak pecah seperti bekas pukulan,” ungkapnya yang memandikan jenasah saat itu.


Saat berita ini diunggah Lensa Indonesia, makam Kopka Andi Pria Dwi Harsono dibongkar pihak keluarga dengan pantauan Denpom. Rencananya jasad mantan anggota Kodim Lamongan ini akan diotopsi ulang untuk memastikan apakah benar meninggal karena bunuh diri atau jadi korban pembunuhan. @ andik kartika


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment