LENSAINDONESIA.COM: Ekspansi ekonomi Jepang di Indonesia semakin menggila. Tidak hanya di industri otomotif dan
elektronik, tapi merambah ke industri properti pusat perbelanjaan. Ini ditandai hadirnya mal pertama Jepang
di Indonesia bernama AEON Mall BSD City di Tangerang, Banten.
Mal ini merupakan joint venture dengan pengembang lokal Sinar Mas Land dengan mendirikan perusahaan PT. AMSL
Indonesia.
Baca juga: Jepang bangun Mall pertama, hadirkan beragam tenant fashion dunia dan Mal Ciputra beri solusi mengatasi kemacetan di Jakbar
“AEON Mall BSD City mengusung konsep For Your Smart Living yang berarti memberikan one stop service untuk
memenuhi kebutuhan berbelanja lengkap bagi seluruh keluarga. Kami menawarkan beragam fasilitas dan pengalaman
berbelanja yang menarik untuk mendukung kehidupan masyarakat yang berkualitas,” ujar Ryuma Okazaki, Presiden
Direktur PT. AMSL Indonesia kepada LICOM di Tangerang, hari ini.
Ryuma mengungkapkan AEON Mall telah berjumlah lebih dari 200 mal di 12 negara yakni Jepang, Cina, Hong Kong, Korea Selatan, Taiwan, Filipina, India, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia dan Indonesia. Di Jepang sendiri,
dari seluruh mal yang ada maka dua pertiga diantaranya dioperasikan oleh AEON Mall.
“Hingga tahun 2020, kami berencana akan membuka 20 mal (19 mal lagi, red) di Indonesia, terutama di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Jawa Barat,” ungkap Ryuma.
Hal senada diungkapkan Adrian Pranata, Operations General Manager PT. AMSL Indonesia bahwa AEON Mall BSD City
menjadi pusat perbelanjaan menggunakan standar keamanan yang sangat tinggi dan mengutamakan keamanan pengunjung seperti memiliki ketinggian pagar railing 1,4 meter untuk mencegah anak-anak jatuh dari
lantai atas mal.
Bahkan, seandainya terjadi gempa, bangunan mal dibangun dengan standar AEON Mall di Jepang yakni atap pada lantai atas yang merupakan bagian dari struktur rangka dibuat sangat kokoh untuk memastikan agar atap tersebut tidak runtuh ketika terjadi gempa alias anti gempa.
“Untuk menghindari bahaya kebakaran dan kecelakaan yang dapat terjadi pada bisnis mal, kami menggunakan standar keamanan dari Jepang yang sudah teruji kualitasnya,” kata Adrian.
Adrian menambahkan, mal yang rencananya dibuka resmi akhir Mei 2015 ini bisa memuat 2100 mobil dan 2200 motor
di tempat parkir kendaraan serta dapat menampung tenaga kerja lebih dari 3000 karyawan yang sebagian besar diutamakan tinggal di sekitar BSD Tangerang sehingga membantu pemerintah daerah setempat dalam mengatasi masalah pengangguran. @rudi_purwoko
0 comments:
Post a Comment