LENSAINDONESIA.COM: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini masih belum memutuskan maju atau tidak dalam pilwali. Menurutnya, jabatan wali kota itu sangat berat.
Oleh karena itu, dirinya masih menunggu ‘bantuan’ tuhan. Kata Risma, bentuknya bisa jadi lewat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Baca juga: Dicoret PDIP, Tri Rismaharini tak diajak dalam Kongres Bali dan Isi tausiyah, Dhimam Abror didoakan menangkan Pilwali Surabaya
“Nanti dilihat perkembangannya. Bantuan itu kan bisa lewat tanganmu (wartawan), lewat Bu Mega,” kata Risma kepada wartawan, Selasa (7/4/2015).
Ia mengatakan menjadi wali kota, kata Risma, sangat berat dan sulit. Contohnya saat mempertemukan anak yang dibuang dengan keluarganya, atau mempertemukan anak dari korban Air Asia.
Demikian pula posisinya sebagai wali kota. Risma yakin jika dia terlalu berambisi untuk menjadi wali kota, bantuan Tuhan justru tidak akan turun.
DPC PDIP Kota Surabaya tetap menolak mencalonkan Tri Rismaharini dalam Pilwali Surabaya 2015. PDIP mengusulkan nama Wisnu Sakti Buana sebagai calon wali kota. Risma sendiri dianggap tak bisa diajak koordinasi dengan PDIP.
Rekomendasi calon wali kota PDIP sendiri baru akan diberikan setelah Kongres PDIP di Bali, 9 April 2015. Pilwali Surabaya digelar Desember tahun ini. @sita/tmp
0 comments:
Post a Comment