LENSAINDONESIA.COM: Pembangunan gedung PN Surabaya dikhawatirkan membuat rawan lepasnya tahanan yang akan menjalani sidang. Pasalnya, saat ini proyek pembangunan gedung tengah tersebut sudah dimulai dan lahannya telah disekat-sekat seng sebagai pagar pembatas.
Akibatnya, mobil tahanan Kejari Surabaya yang biasanya menurunkan para terdakwa tidak bisa lagi masuk ke area yang dekat dengan ruang tahanan PN Surabaya sehingga dibutuhkan pengawalan ekstra ketat untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
Baca juga: Letuskan senjata dalam PN Surabaya, Brigadir Habibi diciduk Propam dan Letusan senjata polisi penjaga tahanan bikin geger PN Surabaya
Kekhwatiran itu ditunjukan dengan hadirnya Kasipidum Kejari Surabaya Joko Budi Darmawan yang melihat langsung kondisi di lokasi pembangunan. “Kami kesini (Ke PN Surabaya) cari solusi untuk mengantisipasi tahanan agar tidak kabur saat pembangunan ini,” jelasnya di PN Surabaya, kemarin.
Usai memantau ruang tahanan, Kasipidum Kejari Surabaya langsung bergerak menemui Wakil Ketua PN Surabaya, Achmad Ardianda.
Seperti diketahui, proyek pembangunan gedung PN Surabaya sudah dimulai sejak dua hari ini. Deretan pagar pembatas pun sudah dipasang. Tak ayal, kondisi ini akan membuat kerja Kejaksaan lebih ekstra lagi dalam melakukan pengawalan para tahanan yang akan sidang di PN Surabaya.@ian
0 comments:
Post a Comment