Friday, May 22, 2015

Ini trik playboy FB catut akun polisi, puluhan wanita “klepek-klepek”

Ini trik playboy FB catut akun polisi, puluhan wanita “klepek-klepek”

LENSAINDONESIA.COM: Hariyanto alias Heri Tatto (47) warga Jl Abdul Rahman No 23 LK. I Sukajawa Bandar Lampung Sumsel selama berpraktik “playboy” di dunia maya, rupanya meniru narapidana bandar-bandar narkoba yang masih berpraktik mengendalikan jaringan narkoba dari dalam penjara.

Terbukti, puluhan perempuan yang jadi korbannya, rata-rata terjerat rayuan “maut” Heri dari balik jeruji Lapas Rajabasa Bandar Lampung. Pastinya, waktu panjang Heri mendekam di penjara –karena kasus pembobolan ATM– membuatnya leluasa setiap saat merayu para korban via akun facebook atas nama Kasat Reskrim AKP Aldy Sulaeman. Akibatnya, korban pun mudah dibuatnya “klepek-klepek”.

Baca juga: "Playboy facebook" catut akun perwira, duh gembong rampok nasabah bank dan Pemalsu akun FB perwira, ternyata jerat asmara puluhan perempuan

Modus menaklukkan para perempuan korbannya semakin ampuh, lantaran Heri melibatkan Rinai (27) warga asal Jogjakarta,
yang juga mendekam di Lapas yang sama. Rinai bentindak sebagai “cumbi” yang meyakinkan rayuan maut sang perwira polisi
“abal-abal” ini terhadap para korban.

Alhasil, para perempuan yang dibuatnya “klepek-klepek” asmara jarak jauh, rata-rata dengan muda mentransfer uang yang diminta sang “playboy facebook”.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Aldy Sulaeman mengakui, kedua tersangka yang mendekam di Lapas yang sama akibat kasus perampokan itu, kekompakan menaklukkan korban ibarat sekeping uang bergambar bolak-balik.

“Mereka menggunakan akun facebook atas nama M Aldy Sulaeman dengan memasang foto dan Senpi. Siapa perempuan yang tidak
percaya?,” kata Aldy.

Rupanya, keduanya hunting perempuan-perempuan di facebook yang dianggap berduit. Setelah mendapatkan sasaran tepat, lantas “digoreng” bersama-sama. Heri dengan piawai membangun hubungan asmara jarak jauh. Setelah tahu korbannya “klepek-klepek”, Heri mulai beraksi merajuk minta ditransfer uang.

“Rekening juga atas nama M Aldy Sulaeman,” kata Aldy. Tentu, korban tak curiga lantaran pria yang merayunya diketahui di facebook adalah perwira polisi.

Ihwal terbongkarnya sindikat “goreng menggoreng” para perempuan dewasa di facebook ini, diakui Aldy, setelah pihaknya berhasil mengamankan tersangka Yesi, istri Heri. Dari Yesi kemudian mengembang pada kedua tersangka itu.

“Setelah koordinasi dengan pihak Lapas dan Kemenkumham, untuk memeriksa keduanya, akhirnya semua terbongkar,” tambah Aldy.

Aldy menjelaskan lebih lanjut, Heri dan Rinai mendekam di Lapas Rajabasa, merupakan gembong perampok antar provinsi. ” Keduanya terlibat dalam perampokan tapi beda kelompok. Heri Tatto terakhir melakukan pembobolan mesin ATM di Semarang. Rinai melakukan perampokan di Lampung dan korbannya meninggal,” katanya.

Saat melakukan pengejaran terhadap kedua tersangka, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak diback langsung Tim Walet
Jatanras Polda Jatim. @rofik

 

alexa ComScore Quantcast
counter customisable
Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment