Thursday, May 21, 2015

Pelaku pembunuh sopir Taksi Blue Bird diduga perampok amatir

Pelaku pembunuh sopir Taksi Blue Bird diduga perampok amatir

LENSAINDONESIA.COM: Hasil dari penyelidikan dan rekaman CCTV yang diamankan dari beberapa titik, Unit Resmob Polrestabes Surabaya meyakini motif perampokan dibalik pembunuhan sadis terhadap M Rusdi (52) sopir Taksi Blue Bird yang tewas setelah lehernya digorok penumpangnya sendiri.

Hal tersebut diungkapkan Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, AKP Agung Pribadi, saat membeberkan CCTV kepada sejumlah media di Mapolrestabes, kemarin. Hal ini sekaligus membantah spekulasi adanya motif dendam dibalik pembunuhan tersebut

Baca juga: Gambar CCTV pelaku pembunuhan sopir Taksi Blue Bird disebar polisi dan Bunuh nenek sendiri, sopir Angkot divonis 14 tahun penjara

“Kami sudah memintai keterangan dan penyelidikan kepada keluarga dan tetangga korban yang di Madura hingga tiga kali. Dari hasil keterangan yang kami dapat, korban tidak pernah terjadi terlibat cekcok atau masalah lainnya,” terang AKP Agung Pribadi.

“Ini juga diperkuat dengan rekaman CCTV yang mana pelakunya tunggal, serta hasil studi bersama tim dokter forensik, dimana tidak ada luka pengulangan. Artinya bukan ada upaya melakukan pembunuhan,” tambahnya.

AKP Agung Pribadi menjelaskan lebih lanjut, dari analisa penyelidikan, pelaku menodongkan pisau ke leher korban sebelah kanan karena berusaha melawan dan melarikan diri, sehingga pisau yang menempel langsung menyayatnya.

“Dari hasil forensik, pisau yang digunakan pelaku jenis pisau tipis dan tajam (cutter). Karena reflek untuk menghindar sehingga leher korban tersayat. Karena masih amatior dan panik, pelaku langsung mengurungkan niatnya mengambil uang korban dan memilih melarikan diri,” paparnya

Seperti diberitakan Lensa Indonesia sebelumnya, M Rusdi (52) sopir Taxi Blue Bird L 1518 UP dengan nomor lambung QQ 318, ditemukan tewas dengan leher terluka parah akibat sayatan benda tajam di Jl Kalisosok, tepatnya 300 meter dari Markas Peralatan Angkatan Darat (Palad), Senin (20/4/2015) lalu. @rofik

alexa ComScore Quantcast
counter customisable
Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment