Thursday, June 4, 2015

Dana NPHD Pilkada serentak Jatim baru dicairkan 30 persen

Dana NPHD Pilkada serentak Jatim baru dicairkan 30 persen

LENSAINDONESIA.COM: Dana Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada serentak di 19 kabupaten/kota se-Jawa Timur telah dicairkan. Namun pencairannya belum penuh 100 persen.

Menurut Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, awalnya hanya beberapa daerah yang dananya baru dicairkan. Namun setelah KPU RI memberikan warning paling lambat 3 Juni, akhirnya ke-19 daerah mulai mencairkan.

Baca juga: Kapolda Jatim beri pembekalan saat Apel Dansat Kodam V/Brawijaya dan Gawat, 176 daerah terancam tunda pilkada akibat anggaran

Sedangkan untuk jumlahnya di setiap daerah berbeda-beda. Yang jelas jumlahnya belum penuh dan hanya sekitar 20-30 persen. Eko Sasmito menegaskan, jumlah yang belum penuh itu tidak dipersoalkan karena bisa dipergunakan untuk pendanaan
soal teknis.

“Jadi masing-masing daerah berbeda jumlahnya, karena memang belum penuh jumlahnya. Tapi gak masalah yang penting cair, sambil menunggu penuh KPU di kabupaten/kota bisa mulai melaksanakan tahapan awal. Nanti saat pelaksanaannya harus sudah bisa cair 100 persen,” ujar Ketua KPU Jatim Eko Sasmito, Kamis (4/6/2015).

KPU Jatim mengimbau, karena dana sudah cair maka semua KPU di 19 kabupaten/kota harus secepatnya melakukan tahapan Pilkada serentak, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait.

Sebelumnya, pelaksanaan Pilkada serentak 19 kabupaten/kota di Jawa Timur terancam ditunda karena masih ada 8 KPU daerah belum menerima anggaran Pilkada dari Pemkab/Pemkot masing-masing. Daerah itu diantaranya Banyuwangi, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek dan Mojokerto.

Ketua KPU Jatim menambahkan, penyebab belum turunnya anggaran Pilkada serentak, beragam, kebanyakan karena masalah rumitnya birokrasi dan administrasi masing-masing daerah. “Seperti di Kabupaten Banyuwangi, pemerintah daerah setempat meminta kuasa pengguna anggarannya Ketua KPU, padahal menurut aturan cukup sekretaris KPU setempat,” tandas Eko Sasmito.

Ke-19 daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 nanti, yakni Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Kota Pasuruan, Situbondo, Banyuwangi, ember, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Kabupaten Mojokerto, Lamongan, Tuban dan Sumenep. @sarifa

alexa ComScore Quantcast
counter customisable
Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment