LENSAINDONESIA.COM: Juventus dihadapkan pada lawan tangguh di final Liga Champions 2014/2015 ketika harus meladeni Barcelona di Berlin, Jerman, Minggu (7/6/2015) dinihari WIB.
Namun Juventus punya sedikitnya tiga jurus pamungkas untuk membinasakan Barcelona sekaligus tampil sebagai kampiun Liga Champions 2014-2015. Tiga senjata itu adalah pertahanan kokoh, lini tengah kuat serta serangan balik yang mematikan.
Baca juga: Fabio Capello: Barcelona vs Juventus sangat seimbang dan Tak diminati Juventus, Alessandro Matri balik kucing ke AC Milan
“Menurut saya, inti kekuatan Juventus adalah lini tengahnya. Mereka pasti sanggup meredam aliran bola Barcelona sekaligus melindungi lini pertahanan yang memang sudah kokoh dari ancaman lawan. Setelah itu, Juventus bisa melancarkan serangan balik cepat dan menuntaskannya dengan para finisher hebat yang mereka miliki,” terang mantan gelandang bertahan Juventus periode 1981-1988, Massimo Bonini.
Pendapat Massimo Bonini tentang partai Final Liga Champions ini layak diperhitungkan mengingat Juventus punya dua petarung andal di lini tengah pada diri Paul Pogba dan Claudio Marchisio. Mereka bertugas merebut bola lalu memberikannya ke Andrea Pirlo yang bertugas mengirim bola ke barisan striker yang diisi Carlos Tevez, Alvaro Morata ataupun Fernano Llorente. Sedikti di belakangnya ada Arturo Vidal yang sangat potensial dengan dengan power dan skill-nya.
“Finisher Juventus terbilang sangat efisien saat menyerang. Mereka selalu mampu memanfaatkan sedikit peluang untuk menjadi gol dan mengagetkan lini pertahanan lawan,” sambung Bonini. @andiono
0 comments:
Post a Comment