LENSAINDONESIA.COM: Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf memberikan pembekalan dalam rangka Apel Dansat Kodam V/Brawijaya yang dihadiri Pangdam V/Brawijaya Mayjen Eko Wiratmoko, Kasdam, Para Danrem, Asisten dan seluruh Dansat jajaran Kodam V/Brawijaya, di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Kamis (4/6/2015).
Dalam arahannya Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf memberikan apresiasi kepada Kodam V/Brawijaya sebagai momentum TNI dan Polri untuk meningkatkan soliditas dalam rangka melaksanakan pengamanan Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2015 di Jawa Timur.
Baca juga: Gawat, 176 daerah terancam tunda pilkada akibat anggaran dan DPRD Jatim ingatkan 19 Pj Kepala Daerah netral dalam Pilkada seretak
Menurut Irjen Pol Anas Yusuf, kondisi Kamtibmas di Jawa Timur secara umum masih dalam kondisi relatif aman dan kondusif. Polri yang bersinergi dengan TNI dapat mengelola dan menciptakan kondisi Kambtimas yang harmonis.
Mengenai Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 yang akan dilaksanakan di 19 Kabupaten, Polda Jatim mempunyai tiga strategi operasional. Yakni, penguatan deteksi intelijen, penggelaran kekuatan preventif dan penegakan hukum. “Upaya Polda Jatim dalam mencegah serta menekan kejahatan yaitu Update Kring Serse, Timsus Crime Hunter, penempatan personel di Pos Pantau, Operasional GPS pada Ranmor anggota dan mensinergikan pemolisian masyarakat,” terang Irjen Pol Anas Yusuf.
Kapolda juga menjelaskan tentang pelaksanaan Pilkada serentak, bahwa berdasarkan ketentuan baru UU RI No.8 Tahun 2015 tentang perubahan atas UU RI No 1 Tahun 2015, Pasal 7 tentang incumbent, Pasal 40 tentang syarat Parpol pengusung, Pasal 41 tentang syarat pasangan calon perseorangan dan Pasal 107 tentang syarat pasangan calon terpilih.
“Untuk penyelesaian penegakan hukum Pemilu, penanganannya sesuai dengan tingkatan berjenjang yaitu mulai dari KPU, DKPP, PN, PTUN, Bawaslu dan MK. Dengan catatan penyelesaian permasalahannya dibatasi waktu, hal ini telah diatur dalam UU Pemilu,” tegas Kapolda Jatim.
Lebih lanjut Irjen Pol Anas Yusuf juga menyampaikan tentang prosedur permintaan perbantuan kekuatan TNI. Hal-hal yang merupakan kontijensi Polri sangat dibantu TNI dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah Jatim. “Soliditas dan sinergitas TNI Polri adalah harga mati untuk mewujudkan Kamtibmas Jatim,” pungkasnya. @Kapendam V/Brawijaya Letnan Kolonel Inf Washington S
0 comments:
Post a Comment