LENSAINDONESIA.COM: Tim Transisi PSSI saat ini tengah serius menindaklanjuti temuan awal Tim Sembilan terkait dugaan praktik korupsi di tubuh organisasi sepakbola Indonesia yang belakangan kerap dilanda masalah ini.
Ketua Tim Transisi, Bibit Samad Rianto, mengatakan timnya masih mendalami sejumlah informasi, data dan dokumen yang diperoleh terkait dugaan praktik korupsi yang menggerogoti PSSI. “Informasi awal sudah ada, tetapi kami tidak bisa banyak bicara dulu. Kami masih mendalami temuan awal terkait korupsi dan dugaan adanya mafia pengaturan skor itu,” terangnay, Kamis (4/6/2015).
Baca juga: Seksi...Jupe telanjang lari keliling GBK protes Menpora soal PSSI dan Disanksi FIFA, manager Timnas U-23 janjikan tabungan untuk pemain
Bibit Samad Rianto menjelaskan, Tim Transisi PSSI masih butuh waktu untuk mempejalari sejumlah informasi dan berkas yang saat ini sudah mereka kantongi. Jika ditemukan bukti awal yang cukup, pihaknya tak segan segan menyerahkan kepada aparat yang berwenang, termasuk kepada KPK.
“Informasi mengenai sejumlah kasus sudah diterima Tim Transisi PSSI. Termasuk dugaan penyimpangan dalam menjalankan peraturan perundang-undangan terkait olahraga dan sepakbola. “Selama ini peraturan yang ada tidak dijalankan dan tak ada yang mempersoalkan. Sekarang begitu dipersoalkan, mereka keberatan. Ini yang mau kami benahi juga,” tegas Bibit Samad Rianto.
Sekedar diketahui, Menpora Imam Nahrawi sebelumnya tetap beriskukuh membekukan PSSI meskipun ada ancaman saksi dari otoritas sepakbola internasional FIFA. Akibatnya, FIFA menjatuhkan sanksi kepada PSSI pada 30 Mei 2015. PSSI dianggap melanggar Pasal 13 dan Pasal 17 Statuta FIFA yang melarang intervensi pemerintah di tubuh PSSI.
Hal ini membuat Indonesia dipastikan absen mengikuti enam turnamen internasional. Masing-masing Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019, Kualifikasi AFC U-16 dan AFC U-19, turnamen regional wanita AFC U-14, turnamen futsal wanita AFC 2015, kualifikasi futsal AFC 2016 zona ASEAN-turnamen futsal AFF dan Piala AFC 2015. @*/andiono
0 comments:
Post a Comment