Friday, February 21, 2014

Gunung Kelud akan bahaya kalau manusianya ngawur!

Gunung Kelud akan bahaya kalau manusianya ngawur!




LENSAINDONESIA.COM: Surono, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM mengingatkan kondisi Gunung Kelud, meski statusnya diturunkan dari awas ke siaga, dan masih ada ancaman lahar dingin, tidak membahayakan. Justru yang berbahaya adalah manusia itu sendiri.


“Gunung api itu bahaya jika manusianya ngawur dan membahayakan diri. Pokoknya selama ga ada orang yang masuk di radius 5 kilometer, saya jamin selamat,” tegas Suron pada LICOM, Jumat (21/2/2014).


Baca juga: BNPB ijinkan pengungsi Gunung Kelud kembali ke rumah dan Mbah Rono turunkan status Gunung Kelud dari awas jadi siaga


Menurutnya, diturunkannya status gunung itu juga mempengaruhi penetapan daerah terlarang yang tak boleh dijangkau warga. Jika jarak aman semula ditetapkan 10 kilometer dari kawah Gunung Kelud, kini jarak aman diperpendek menjadi 5 kilometer.


“Saya kira pemukiman di jarak 5 kilometer Kelud tidak ada, tapi kan masih ada aktivitas pertanian. Itu yang belum boleh didekati baik oleh warga yang berdomisili di situ maupun warga luar Kelud,” kata Surono yang belum lama diangkat Presiden SBY sebagai Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM ini.


Mbah Rono –sapaan akrab Surono– mengaku, bersyukur keadaan Gunung Kelud yang menentukan haknya, yakni erupsi hanya sekali saja. Tapi, dia meminta semua warga tetap waspada jika sewaktu-waktu status Gunung Kelud meningkat lagi.


“Kalau aktivitasnya terus menurun akan kita turunkan hingga Waspada. Tapi, kalau meningkat lagi, ya statusnya akan kita kembalikan ke Awas. Dengan status Siaga saat ini, maka Kepala PVMBG (Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi) akan membuat laporan satu kali satu hari yang ditujukan kepada Gubernur dan Bupati serta Kepala BNPB,” kata mantan Kepala PVMBG ini.@sarifa


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment