LENSAINDONESIA.COM: RS Pondok Indah Group Jakarta, menghadirkan MRI 3 Tesla Skyra sebagai fasilitas kesehatan terbaru di RS Pondok Indah–Puri Indah.
Itu adalah teknologi medis terkini yang dapat memberi gambaran pencitraan dengan detail anatomis yang sangat baik, terutama untuk kelainan serebral, atau pun untuk seluruh tubuh.
Baca juga: Trend, korset khusus wanita hamil bahayakan janin dan PT Samsung Electronics Indonesia dukung komitmen pemberian ASI
Diharapkan dengan kualitas ini, MRI 3 Tesla Skyra dapat membantu menegakkan diagnostik yang lebih akurat dan lebih cepat, sehingga penanganan terapi dapat dilakukan sedini mungkin.
Dr. Rahmi Alfiah Nur Alam, Sp.Rad (K), dokter spesialis Radiologi RS Pondok Indah–Puri Indah, menuturkan, teknologi MRI sudah banyak digunakan di Indonesia. Saat ini, MRI 1.5 Tesla adalah versi yang banyak digunakan. RS Pondok Indah–Puri Indah kini memperbaruhi kemampuan diagnostiknya dengan menghadirkan MRI 3 Tesla Skyra.
“Dengan kekuatan magnet dua kali dari alat MRI 1.5 Tesla. Bahkan, sepuluh kali kekuatan Open MRI System, MRI 3 Tesla Skyra dapat memberikan gambaran jelas beragam kondisi patologis dalam tubuh. Sehingga, mempermudah dokter dalam melakukan diagnosa dan memberikan pengobatan yang cepat,” tutur Dr Rahmi kepada LICOM di acara RS Pondok Indah Group menghadirkan MRI 3 Tesla Skyra Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, (20/2/2014).
Dikatakannya, secara umum MRI digunakan untuk mendeteksi atau mapping kelaikan pada neurovaskuler dan cardiac dengan informatif dan akurat serta 100 persen akurat untuk mendeteksi penyakit terutama kanker.
Tidak hanya kanker, banyak penyakit berbahaya yang awalnya tidak memiliki gejala khusus, bahkan terkadang tanpa gejala mencurigakan, sehingga sering diabaikan. Pasien baru mendatangi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut ketika penyakit telah berkembang menjadi kronis dan membutuhkan penanganan intensif dan waktu lama untuk penyembuhan.
“MRI 3 Tesla Skyra memungkinkan pencitraan lebih mendetail sehingga dapat diketahui sejauh mana penyakit telah menyerang tubuh. Tumor, misalnya. Dapat dideteksi apa jenisnya, jinak atau ganas atau apakah sudah tahap inflamasi atau infeksi. MRI baru ini juga dapat mendeteksi kelainan otot jantung,” jelas dr Rahmi.
Kelainan pada jantung ini, kata dr. Rahmi, dapat dideteksi dengan jelas melalui pemeriksaan MRI 3 Tesla Skyra, karena medan magnet yang besar menghasilkan signal yang kuat untuk merekonstruksi organ tubuh yang bergerak. Selain itu, kelainan pada bayi dalam kandungan juga dapat terdiagnosa.
“MRI 3 Tesla Skyra aman untuk ibu hamil. Waktu yang dibutuhkan pencitraan lebih singkat sekitar 20-30 menit dibandingkan versi sebelumnya sekitar 1-2 jam. Selain itu, bunyi yang ditimbulkan jauh lebih tenang,” ujar dr. Rahmi. @ad.rudi_purwoko
0 comments:
Post a Comment