Thursday, February 20, 2014

Orenz Taxi-Christine Aurellia akhirnya berdamai

Orenz Taxi-Christine Aurellia akhirnya berdamai




LENSAINDONESIA.COM: Perselisihan antara Christine Aurellia dengan Orenz Taxi pasca kejadian praduga kekerasan yang terjadi Selasa (18/02/14) kini telah usai.


Pihak Orenz Taxi langsung memberikan klarifikasi atas komplain dari pelanggan yang beralamat di Griya Babatan Mukti N-89 Surabaya terhadap driver Siswoyo NRP BA21003 pengemudi nomor lambung BA115.


Baca juga: ABG korban penganiayaan sopir taksi O-Renz bingung cari keadilan dan Ketua LSM cuma divonis tiga hari penjara setelah hajar orang


Pada waktu kejadian, (18/02/14) sekira pukul 17.59 WIB, tim Costumer Care Orenz Taxi langsung menindaklanjuti laporan Christine dengan memanggil pengemudi untuk dimintai keterangan terkait keluhan Christine pada pukul 20.00 WIB.


Pada malam hari itu juga disepakati bahwa managemen Orenz Taxi selaku fasilitator akan mendampingi pengemudi, mitra kerja Orenz Taxi untuk berkunjung ke rumah pelanggan pada 19 Februari 2014 pukul 13.00 WIB.


“Pihak kepolisian Wiyung melakukan koordinasi dengan kami dini hari (19/02/2014) untuk menindak-lanjuti laporan Ibu Christine,” ujar Iwan Hermawan, Operation Manager Orenz Taxi saat ditemui LICOM di kantornya, Jumat (21/02/2014).


Dijelaskannya, pada hari itu (19/02/2014) pihaknya sudah melakukan mediasi antara pengemudi dengan pelanggan di kediamannya Babatan Mukti N-89.


Dalam proses mediasi itu, pihak Orenz Taxi berupaya menempuh jalan damai secara kekeluargaan namun pelanggan sudah melakukan pelaporan ke Polsek Wiyung.


Dengan didampingi Managemen Orenz Taxi, lebih lanjut Iwan menjelaskan, pengemudi dan pelapor kembali ke Polsek Wiyung tanggal 19 Februari 2014.


Baik pihak pelapor maupun pengemudi telah sepakat menyerahkan proses penyidikan kepada kepolisian, dalam hal ini Polsek Wiyung dan kedua belah pihak termasuk Orenz Taxi sebagai fasilitator bersedia bekerja sama.


“Hingga akhirnya, sampai pada pukul 18.31 WIB, pelanggan meminta untuk melakukan mediasi kembali dengan pihak kami secara kekeluargaan,” imbuh pria penghobi kuliner ini.


Sementara pada Kamis (20/02/2014), pihak Orenz Taxi kembali mendatangi kediaman pelanggan untuk proses mediasi ulang dan menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan dan pelanggan pun bersedia mencabut tuntutan dari pihak kepolisian.


“Sebagai bagian dari itikad baik, pihak kami memberikan penggantian biaya pemeriksaan dokter. Permasalahan sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak kami maupun pelapor,” tandasnya.


Kesepakatan penyelesaian secara kekeluargaan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan atas nama pelapor yang ditanda-tangani di atas materai. Pada saat yang sama, pelanggan juga menyanggupi untuk mengklarifikasi berita yang telah disebarkan.


Sekadar diketahui, dengan dicabutnya laporan dari pihak kepolisian, selanjutnya pengemudi dimintai keterangan oleh pihak kepolisian Wiyung hari ini (21/02/2014) sebagai saksi untuk mendapatkan keterangan kejadian dari sisi pengemudi.


Sesuai dengan SOP yang berlaku, secara terpisah pengemudi juga menjalani proses konseling serta pembinaan oleh Management Orenz Taxi.@dony


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment