Thursday, June 19, 2014

Ajang Silaturahmi, Kades se-Kabupaten Sidoarjo bentuk paguyuban

Ajang Silaturahmi, Kades se-Kabupaten Sidoarjo bentuk paguyuban




LENSAINDONESIA.COM: Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Sidoarjo sepakat membentuk Paguyuban Kepala Desa sebagai ajang Silaturrahim dan saling mengenal antar satu Kades dengan yang lainnya.


Kepala Paguyuban Kades se-Sidoarjo Moch. Supriyadi menjelaskan, selain untuk saling mengenal, paguyuban juga berfungsi untuk membentuk kesolidan antar sesama Kades. Hal ini penting dilakukan untuk menghadapi masalah secara bersama-sama dan menghindarkan Kades agar tidak salah langkah dalam menjalankan tugasnya.


Baca juga: Empat tahun korban lumpur bergantung takjil dan Berdalih ziarah, `laskar` wanita sweping BPLS


“Setiap Kades itu kan selalu punya masalah, jika tak hati-hati dalam mengambil langkah bisa masuk penjara. Lewat organisasi ini bisa sebagai wadah untuk menampung aspirasi setiap kepala desa. Dari sini kita bisa berembuk bersama mencari jalan keluar, sehingga ke depan kita bisa kompak, solid dan guyub,” ujarnya usai acara pertemuan rutin Kades se-Sidoarjo di sebuah rumah makan, Jalan Raya Trosobo, Rabu (18/06/2014).


Paguyuban yang baru dibentuk ini beranggotakan 18 Kades se-Sidoarjo. Mereka menetapkan jadual pertemuan setiap bulan sekali, dilengkapi iuran rutin yang wajib dibayar oleh setiap Kades sebesar Rp 250.000.


“Pertemuan ini baru kita gelar dua kali, pertama di Kecamatan Sedati dan yang kedua di Kecamatan Taman. Iuran wajib juga kita jalankan, ini akan digunakan untuk membantu jika ada salah satu dari kami yang tersandung masalah hukum” papar dia.


Pihaknya berkomitmen untuk menghindarkan para Kades dari sejumlah ancaman hukum. Karenanya agenda rutin dalam setiap pertemuan dijadikan untuk menyalurkan aspirasi dan mengungkapkan permasalahan untuk dibahas dengan semua anggota.


“Kami juga berencana menggandeng konsultan untuk persiapan setiap desa di Indonesia akan mendapatkan anggaran satu miliar pada tahun 2015 nanti. Konsultan yang kami gandeng nanti dari pihak Inspektorat. Ini penting untuk membekali para kades baik dari segi administrasi maupun penggunaannya nanti,” imbuh Kades Trosobo ini.


Disinggung soal hal lain, dibentuknya paguyuban juga akan diarahkan untuk mendukung salah satu Capres-Cawapres di Pilpres 2014, Supriyadi membantahnya. “Tidak ada dukung mendukung, sampai saat ini kami semua kepala desa se-Sidoarjo masih netral dan tidak mendukung salah satu calon presiden,” pungkasnya.@sarifa


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment