LENSAINDONESIA.COM: Chile berhasil melibas Australia di Piala Dunia 2014 dengan skor telak 3-1 di Arena Pantanal, Cuiaba, Sabtu (14/06/2014) pagi WIB.
Pada pertandingan yang berlangsung ketat itu, Chile membuka skor pada menit ke-12 melalui Aksi Charles Aranguiz menyebabkan terjadinya kemelut di kotak penalti Australia dan bola liar mengarah ke Alexis Sanchez.
Baca juga: Gol ala 'Superman' Van Persie dongkrak semangat tim Belanda dan Belanda luluh lantakkan Spanyol 5-1
Tanpa ampun, Sanchez menyambar si kulit bundar dan kiper Maty Ryan tak bisa mencegah gawangnya kebobolan.
Cuma berselang dua menit setelah gol pertama, Chile menggandakan keunggulannya. Valdivia yang menerima operan dari Sanchez dengan tenang melepaskan tembakan terukur yang membuat Ryan mati kutu.
Kebobolan dua gol dalam waktu singkat membuat Socceroos tersentak. Mereka mencoba membalas lewat tembakan-tembakan jarak jauh Tommy Oar, tapi arahnya masih melebar.
Australia baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-35. Ivan Franjic mengirimkan umpan silang dari sisi kanan dan Cahill memenangi duel udara dengan Gary Medel. Sundulan Cahill menggetarkan gawang Chile yang dikawal oleh Claudio Bravo.
Tak berselang lama, Cahill hampir saja mencetak gol lagi. Tapi, kali ini tembakan kaki kanannya diamankan oleh Bravo.
Hingga turun minum, tak tercipta gol tambahan. Chile masih memimpin 2-1 atas Australia.
Sundulan Cahill menggetarkan gawang Chile pada menit ke-53, tapi wasit tak menganggapnya sebagai gol. Pasalnya, Cahill lebih dulu terjebak offside.
Australia nyaris menyamakan skor tiga menit kemudian. Memanfaatkan umpan silang Jason Davidson dari sisi kiri, Mark Bresciano melepaskan tembakan first time. Namun, gol tak tercipta karena Bravo membuat penyelamatan gemilang. Bresciano mencoba memanfaatkan bola rebound, tapi lagi-lagi dihalau Bravo.
Gawang Australia terancam pada menit ke-61. Eduardo Vargas menyontek bola di kotak penalti dan si kulit bundar melewati hadangan Ryan. Bola yang telah menggelinding ke arah gawang disapu oleh Alex Wilkinson dan skor pun tak berubah.
Australia terus berusaha menyamakan kedudukan. Mereka mendapatkan kesempatan pada menit ke-62, tapi sepakan kaki kanan Bresciano mengarah ke samping gawang.
Cahill yang punya keunggulan dalam bola-bola atas berpeluang mencetak gol pada menit ke-70. Dia memanfaatkan umpan silang Davidson, tapi sundulannya melambung.
Chile memantapkan kemenangannya di injury time melalui gol Beausejour. Berawal dari tembakan Mauricio Pinilla yang digagalkan Ryan, Beausejour menyambut bola muntah dengan sepakan diagonal yang bersarang di pojok bawah gawang Australia. Gol ini memastikan Chile menang 3-1.
Hasil ini menempatkan Chile di posisi kedua klasemen Grup B dengan tiga poin, di bawah Belanda yang punya poin sama. Australia berada di posisi ketiga dengan poin nol.@ridwan_LICOM/det
0 comments:
Post a Comment