LENSAINDONESIA.COM: Samsudin (56) warga Jl Kunti II, yang terkenal sebagai bandar Narkoba, disergap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, di rumahnya. Namun 10 anggota yang melakukan penangkapan sempat mendapat perlawanan warga sekitar.
Informasi yang dihimpun Lensa Indonesia, petugas Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak memang sudah lama mengincar bandar Narkoba ini. Begitu memastikan tersangka sedang bersantai di depan rumahnya, polisi langsung menyerbu masuk ke dalam kecil menuju rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan, belum ditemukan barang bukti, pelaku berhasil kabur namun dengan sigap berhasil dikejar dan ditangkap lagi oleh anggota yang sudah mengepung lokasi itu.
Baca juga: Polsek Kenjeran khawatir diserang warga Dukuh Bulak Banteng dan Gagal curi Hp, residivis babak belur dihajar jemaah Sholat Jumat
Salah satu anggota yang sebelumnya menyamar sebagai pembeli akhirnya berhasil menemukan Narkoba jenis sabu yang disimpan pelaku di dekat masjid.
Saat hendak membawa bandar Narkoba ini ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, petugas yang melakukan penangkapan mendadak diserang warga dengan lemparan batu. Khawatir keselamatan terancam, akhirnya Kasat Narkoba yang memimpin langsung operasi ini meminta bantuan. Tak lama kemudian petugas Patroli dan Resmob Pelabuhan Tanjung Perak datang dan mengamankan lokasi.
Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Lily Djafar saat dikonfirmasi melalui ponselnya, membenarkan, bahwa tersangka yang diamankan merupakan bandar Narkoba yang sudah menjadi Target operasi (TO) Sat Reskoba sejak lama. “Tersangka yang diamankan merupakan pengedar Narkoba. Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari seorang pemakai yang ditangkap sehari sebelumnya,” terangnya, Selasa (3/6/2014).
“Kasat Reskoba yang memimpin langsung penangkapan, sempat mendapat perlawanan dari beberapa warga yang diduga sebagai tangan kaki tersangka, hingga ada beberapa anggota yang mengalami cedera meski tidak begitu parah,” lanjutnya.
Informasi yang dihimpun Lensa Indonesia, kawasan Jl Kunti merupakan neraka bagi petugas yang akan melakukan penangkapan. Tahun 2012 Sat Reskoba Polrestabes Surabaya yang dibak up petugas Intel diserang warga saat melakukan penangkapan terhadap seorang bandar. Bahkan mobil operasional petugas dilempari batu serta pot hingga mengalami kerusakan parah .@rofik
0 comments:
Post a Comment