LENSAINDONESIA.COM: Walikota Surabaya Tri Rismaharini memastikan, usai lebaran kawasan lokalisasi Dolly dan Jarak di Kelurahan Putat Jaya bebas dari kegiatan prostitusi.
Mantan Kepala Bappeko menjamin, tidak ada satupun wisma yang akan beroperasi. “Setelah tutup pada bulan puasa, usai lebaran petugas gabungan akan menjaga tiap wisma memastikan tidak beroperasi,” katanya saat ditemui di Balaikota Pemkot Surabaya, Kamis (19/06/2014).
Baca juga: Lima hari lagi Lokalisasi Dolly bakal dioperasi besar-besaran dan Lokalisasi Dolly dan Jarak resmi ditutup hari ini
Risma mengatakan pelepasan atribut berbau lokalisasi dilaksanakan saat puasa, sesuai himbauan seruan bersama selama ini.
Hal itu sesuai dengan nota kesepahaman bersama yang diteken Walikota Surabaya, Kepala Staf Komando Garnisun Tetap III (Kogartap III) Surabaya, Kapolrestabes Surabaya dan Komandan Resort Militer 084 Bhaskara Jaya saat malam deklarasi alih fungsi Dolly dan Jarak di Islamic Center, Rabu malam kemarin.
“Kan sudah jelas ada undang-undang dan Perda yang mengatur. Kalau dilanggar ya ada hukumanya,” kata Risma@iwan_christiono
0 comments:
Post a Comment