LENSAINDONESIA.COM: Kabar menghebohkan muncul dari artis cantik Marshanda. Ternyata, penyanyi dan bintang sinetron yang akrab dipanggil Caca itu mengalami penyekapan selama delapan hari di Rumah sakit Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat. Dan pelakunya tak lain adalah ibu kandungnya sendiri, Riyanti Sofyan.
Bahkan selama berada di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Marshanda, mendapat suntikan dari dokter tanpa persetujuannya sehingga membuat tubuhnya lemas dan kepalanya selalu pusing. Sampai saat ini belum diketahui motivasi apa yang melatar belakangi ibunda Marshanda sampai rela menyuntik lemas putrinya sendiri dan memasungnya.
Baca juga: Twit Denny Indrayana Pesan Moral dan Nazaruddin 'Tantang' Pejabat KPK Sumpah Pocong
OC Kaligis selaku kuasa hukum Marshanda, menduga hal itu sengaja dilakukan Riyanti Sofyan demi menghilangkan hak asuh anak dari Marshanda agar jatuh ke tangan Ben Kasyafani.
Ben Kasyafani sendiri digugat cerai oleh Marshanda dan proses perceraiannya sedang bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Pusat. Untuk memuluskan niatnya, Riyanti Sofyan, diduga bekerjasama dengan pihak Rumah Sakit Abdi Waluyo. “Marshanda dirampas kemerdekaannya setelah ibunya menulis surat ke Abdi Waluyo,” terang OC Kaligis.
Sekedar diketahui, Marshanda dimasukkan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo sejak 26 Juli lalu dan baru berhasil dibebaskan pada 2 Agustus kemarin. Proses pembebasannya sedikit rumit lantaran kamar rumah sakit tempat Marshanda ‘dipasung’, dijaga ketat sekelompok preman. “Akhirnya saya ketemu Marshanda. Dia cerita. ‘Saya dipaksa ibu, saya disuntik sampai puyeng,” bilang OC Kaligis saat dihubungi wartawan, Senin (4/8)
Setelah sempat bersitegang, Marshanda akhirnya berhasil dibebaskan setelah OC Kaligis minta bantuan Polsek Menteng, Jakarta Pusat. “Saya bilang ke preman itu. ‘Ini bukan wilayah elu, ini wilayah rumah sakit’,” tegasnya kala itu. @andiono
0 comments:
Post a Comment