Tuesday, August 12, 2014

Kalapas dan Karutan se-Jatim dilatih menembak

Kalapas dan Karutan se-Jatim dilatih menembak




LENSAINDONESIA.COM: Besok, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur memberi training berupa latihan menembak bagi 100 Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dan Kepala Rutan (Karutan) se-Jatim, Rabu (13/08/2014).


Latihan menembak yang digelar selama sehari ini akan bekerjasama dengan Brimob Polri.


Baca juga: Kemenkumham Jatim usulkan remisi 9 teroris dan 4 koruptor dan 6075 Napi Jatim dapat remisi khusus Idul Fitri tahun ini


Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Indro Purwoko mengatakan, pelatihan akan di laksanakan di Ampeldento, Malang.


Menurut Indro, pembekalan ketranpilan menembak tersebut nantinya tidak hanya wajib dimiliki petugas lapas atau rumah tahanan (rutan) saja, namun juga setingkat kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT).


“Petugas lapas dan rutan memang memantau dan mengamankan dengan senapan api (senpi) jika ada napi atau tahanan yang kabur. Meski untuk petugas, kepala UPT juga perlu mendapat latihan menembak,” jelasnya di Surabaya, Selasa (12/8/2014).


Dalam kebijakan ini, pihaknya meminta agar 100 Kalapas, Karutan dan Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) paling tidak bisa ‘memegang’ senjata atau ikut terlibat dalam pengamanan.


Khusus untuk Kakanim, latihan menembak ini penting, untuk membantu pengamanan dari kedatangan orang asing ke Indonesia. “Kalau tak bisa menembak, bisa-bisa keliru menembak ketika ada napi atau tahanan yang kabur,” ujarnya.


Adapun latihan menembak ini digelar selama sehari. Bekerjasama dengan Brimob, 100 kepala UPT itu dilatih menembak di Ampeldento Malang. Latihan menembak ini terutama untuk membiasakan penggunaan senapan laras panjang dan pendek. “Latihan menembak ini digelar sehari saja,” ujarnya.


Meski dilatih menembak, namun semua kepala UPT itu hanya bisa menggunakan senpi ketika bertugas atau di dalam rutan dan lapas saja. Sedangkan ketika akan pulang ke rumah, mereka harus meletakkan senpi itu di tempat kerjanya. “Mereka hanya bisa memanfaatkan senpi untuk pengamanan saja,” tegasnya.@ian


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment