LENSAINDONESIA.COM: Kawanan pencuri kendaraan bermotor (Ranmor) kembali gentayangan pasca libur Lebaran. Senin (4/8/2014), pukul 02.30 WIB, sebuah mobil pick up Suzuki Carry L 8439 A milik Ruswantoro (32) warga Jl Raya Prapen Timur 232 Surabaya, amblas dibawa kabur para pencuri mobil dari garasi rumah korban.
Informasinya, korban saat itu sedang tertidur pulas dan mendadak bangun karena kaget mendengar suara benda jatuh. Setelah mendatangi sumber suara, ternyata berasal dari papan yang biasanya disandarkan ke mobil pick up miliknya di garasi. “Saya sempat melihat dua pelaku membawa kabur mobil saya. Salah satunya memakai baju merah berada di bak belakang. Namun karena situasi masih gelap, saya tidak dapat melihat wajahnya dengan jelas,” terang Ruswantoro.
Baca juga: PRT larikan mobil majikan setelah curi BPKB dan Polsek Tenggilis Mejoyo tembak perusuh kampung Kendang Sari
Korban berusaha mengejar mobilnya yang dibawa kabur pelaku ke arah Jemursari namun tak berhasil. “Mereka membawa kabur mobil saya ke arah Jemursari. Saya tak berhasil mengejarnya karena mereka ngebut,” tambah Ruswantoro yang terlihat masih syok.
Kasus pencurian mobil ini kemudian dilaporkan ke Polsek Tenggilis Mejoyo. Pada petugas yang menerima laporannya, korban menceritakan, empat tahun lalu, mobil pick up miliknya yang lain, L 8102 GS hampir dibawa kabur pencuri. Namun aksi itu gagal karena kunci T milik pelaku putus di dalam rumah kunci.
Sementara itu, Matsuri tukang becak yang biasa tidur dekat mobil korban, memastikan bahwa pelaku pencurian mobil berjumlah dua orang. Namun dia awalnya tak curiga saat kawanan pencuri tersebut menyalakan mobil korban dan membawanya kabur karena dikira penyewa. “Salah satu pelaku sempat menyapa saya dengan ramah. Tadinya saya pikir mereka sedang menyewa mobil pick up itu,” terangnya.
Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo, AKP Yanto mengaku sudah menerima laporan pencurian mobil itu dan menerjunkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan. “Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk dimintai keterangan tentang ciri-ciri pelaku,” terangnya.@rofik
0 comments:
Post a Comment