Thursday, August 7, 2014

Lagi, Komodo KBS ditemukan mati dalam kandang

Lagi, Komodo KBS ditemukan mati dalam kandang




LENSAINDONESIA.COM: Satu lagi koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS), seekor Komodo jantan berusia 11 tahun ditemukan mati Kamis (7/8/2014) sekitar pukul 06.00 WIB. Komodo yang mati di kandangnya ini ditemukan pertama kali oleh penjaga saat akan membersihkan kandang. Dugaan sementara karena gangguan pencernaan.


Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS), Agus Supangkat, menerangkan Komodo ditemukan di kandang sudah dalam keadaan mati. Kematian satwa ini murni karena gangguan pencernaan. Sebab tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.


Baca juga: Ketua Pansus Perubahan Perda PDTS KBS tak tegas dan Anggota Parpol dilarang jabat Direksi Kebun Binatang Surabaya


Meski begitu, untuk memastikan penyebab kematian Komodo, pihak PDTS KBS menunggu hasil laboratorium. “Sudah kami kirim Fakultas Kedokteran Hewan Unair untuk diperiksa,” ujarnya.


Direktur Operasional dan dokter hewan KBS drh Liang Kaspe menambahkan, hasil otopsi sementara ada gangguan pencernaan. Itu dibuktikan dengan adanya bintik-bintik merah di dinding usus dan lambung.


Selain itu, di lambung Komodo juga ada sisa tulang. Sedangkan di usus ada sisa daging sapi yang sudah berupa cairan. Liang Kaspe juga memastikan kondisi Komodo yang merupakan hasil penetasan KBS pada 2003 kondisinya sehat dan tidak ada penyakit.


Selain ada warna kemerahan di dinding usus dan lambung Komodo yang mati, Liang Kaspe juga menyebut ada bekas luka di kulit satwa jenis reptil ini. “Tapi itu wajar ya, luka itu karena berkelahi dengan binatang lain, sekarang kan musim kawin,” jelasnya.


Matinya satu ekor Komodo ini mengurangi koleksi KBS. Saat ini jumlah koleksi satwa Komodo di KBS tersisa 72 ekor. Namun, jumlah itu akan bertambah karena ada penangkaran satwa Komodo di KBS. @iwan_christiono


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment