Monday, August 4, 2014

Tolak hasil Pilpres, massa Prabowo-Hatta segel kantor KPU RI

Tolak hasil Pilpres, massa Prabowo-Hatta segel kantor KPU RI




LENSAINDONESIA.COM: Ratusan massa yang mengatasnakan Dewan Rakyat Jakarta (DRJ) menyegel kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng Jakarta Pusat, Senin (04/08/2014).


Massa pro pasangan capres Parbowo Subianto-Hatta Rajasa ini mendatangi KPU karena dinilai telah melakukan sejumlah pelanggaran dalam Pilpres 2014.


Baca juga: Setelah lama tak muncul, Hatta akhirnya sambangi Rumah Polonia dan Prabowo dan Hatta dipastikan hadir di sidang perdana MK


Selama di halaman kantor KPU massa berorasi dan membentangkan spanduk bertulisakan “KPU Gagal Total Karena Tidak Netral”.


Koordinator lapangan Dewan Rakyat Jakarta, Guntur Setiawan menyebut sejumlah dugaan pelanggaran tersebut diantaranya, yaitu melegalkan pemilih siluman ikut mencoblos 9 Juli 2014 lalu (KTP daerah tanpa A5, KTP palsu, tanpa KTP).


Selain itu, lanjutnya, KPU tidak melaksanakan rekomendasi bawaslu berupa pemungutan suara ulang (PSU), membongkar kotak suara tanpa melibatkan saksi pasangan capres/cawapres yang bepotensi merusak dan menghilangkan barang bukti dalam gugatan sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi serta mengabaikan hak keberatan saksi pasangan capres/cawapres.


“Kami menuntut tiga hal, yaitu menuntut seluruh komisioner KPU segera diperiksa dan diaudit. Kedua, mereka menginginkan Ketua KPU Husni Kamil Manin Cs ditangkap. Ketiga, Menolak hasil pilpres 2014 dan meminta pemilu presiden di ulang,” tegasnya.


Dalam aksi tersebut, mereka menggembok gerbang kantor KPU. Dalam aksi tersebut mereka juga mendorong-dorong gerbang pintu KPU sebagai bentuk protesnya.


Tak tanggung-tanggung, meraka tidak akan segan-segan mendatangi ke rumah komisioner KPU untuk berunjuk jasa. “Kami akan demo ke rumah-rumah anggota KPU,” ujar salah satu orator.@yuanto


alexa ComScore Quantcast

Google Analytics NOscript

0 comments:

Post a Comment